Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Habiskan Anggaran Rp 42 Miliar, Terminal Baru Bandara Dewadaru Karimunjawa Dihiasi Ornamen Troso

Ali Mustofa • Selasa, 16 Agustus 2022 | 23:17 WIB
BAKAL MEGAH: Pembangunan pondasi dan pendirian pilar dan atap Bandara Dewadaru, Karimunjawa, selesai dilakukan. Bangunan itu akan selesai akhir tahun ini. (BANDARA DEWADARU FOR RADAR KUDUS)
BAKAL MEGAH: Pembangunan pondasi dan pendirian pilar dan atap Bandara Dewadaru, Karimunjawa, selesai dilakukan. Bangunan itu akan selesai akhir tahun ini. (BANDARA DEWADARU FOR RADAR KUDUS)
KARIMUNJAWA – Pembangunan Terminal Bandara Dewadaru sudah lima puluh persen. Di antaranya yang sudah jadi yaitu, pondasi, tiang baja dan pemasangan dinding baja. Sementara atap dan beberapa item lainnya saat ini masih proses pembangunan.

Bangunan itu menghabiskan anggaran sekitar Rp 42 miliar. Rencana akhir Desember ini gedung itu bisa selesai.

Sesuai desain dari pemenang sayembara, bangunan itu akan dihiasi dengan ornamen kerajinan khas Jepara, yaitu tenun Troso. Mulai dari lantai sampai dindingnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bandara Dewadaru Kementrian Perhubungan Muhammad Aldisa mengatakan bangunan tersebut akan dikonsep dengan khas Troso.

“Konsepnya Jawa modern, tidak ada ukiran. Dalam bangunan, ada papan kayu yang ditata dengan susunan sedemikian rupa berkonsep Troso,” kata Aldisa.

Untuk penyelesaian, ia berharap tahun ini akan selesai. Selanjutnya bisa diresmikan.

Sementara itu, soal rute dan maskapai pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut. Terakhir, tidak ada penerbangan. Termasuk saat Lebaran 2022.

“Tidak adanya penerbangan komersil dua tahun kemarin memang berhubungan dengan syarat, aturan, serta larangan masuk ke Karimunjawa.  Saat ini, apakah sudah pulih betul jumlah kunjungannya. Dari angka itu biasanya airline mempertimbangkan untuk membuka rute komersil kembali,” ujar Aldisa.

Ia meragukan maskapai akan membuka penerbangan dalam waktu dekat. Terlebih harga avtur sekarang sedang naik. Sementara, maskapai akan berhitung bila membuka rute ke Karimunjawa. Termasuk soal harga tiket. “Apakah harga tiketnya masih kompetitif dengan moda transportasi laut,” jelasnya.

Belum lama ini Pj Bupati Jepara juga sempat mengusulkan agar penerbangan di Bandara Dewadaru diaktifkan kembali. Ini disampaikan Edy Supriyanta, penjabat (Pj) Bupati Jepara dalam kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatof (Parekraf) Sandiaga Uno.  Saat itu, Sandi merespon dengan positif. Akan menghubungkan wisata Borobudur dengan Karimunjawa. (nib/zen) Editor : Ali Mustofa
#jepara #bandara dewadaru #Penerbangan Komersil #terminal bandara #ornamen troso