Jawa Pos Radar Kudus menerima informasi dari bagian Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Bidang Ketenagakerjaan bahwa perusahaan mengeluh pada berkurangnya jumlah pesanan atau order barang. Diduga efek dari perang Rusia-Ukraina. Perusahaan yang terdampak adalah perusahaan yang melakukan perdagangan ke luar negeri.
Eko Sulistiyono Kepala Bidang Ketenagakerjaan mengaku pihaknya melakukan monitoring pada perusahaan ini. Lewat pengambilan sampel. Yang diambil adalah beberapa perusahaan lintas segmen.
“Hanya beberapa perusahaan yang kami ambil sampelnya, ada perwakilan segmen garmen, segmen alas kaki, dan segmen furnitur,” kata Eko.
Ia mendapat keluhan bahwa pesanan yang didapat perusahaan berkurang. Meski tidak siginifikan.
Sementara itu, pihaknya terus mengomunikasikan kepada beberapa perusahaan terkait agar tidak terjadi pengurangan karyawan. “Sedapat mungkin ada komunikasi yag baik antara perusahaan dan pekerja sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” imbuhnya. (nib/war) Editor : Ali Mustofa