Tampak belasan tumpeng itu diangkut oleh mobil pikap. Masing-masing tumpeng dibawa satu mobil. Di mobil itu terdapat beberapa warga yang berpartisipasi. Rata-rata tumpeng yang dibawa berkisar 1,5-2 meter. Berisikan buah dan sayur. Seperti wortel, buah naga, kacang panjang, timun, dan jeruk. Ada juga beberapa warga yang mengenakan kostum petani, kupu-kupu, dan badut.
Ridwan, Petinggi Desa Guyangan mengatakan acara ini diramaikan oleh ribuan warga. Ada sebelas RW yang berpartisipasi. Berbeda dengan tahun lalu, acara kali ini lebih ramai. Sebab pandemi sudah mulai mereda.
Kata Ridwan, pemenang lomba kirab ditentukan dari tumpeng yang paling terlihat alami. Berisi sayur, buah, tidak dibuat-buat. Juga ide yang paling kreatif.
“Sedekah bumi adalah bentuk syukur warga, kirab ini juga memakai hasil usaha warga sendiri. Semoga ke depannya Guyangan bisa aman dan sejahtera,” jelas Ridwan. (nib/war) Editor : Ali Mustofa