Rencananya, rangkaian itu dimulai dengan ziarah makam Sayyid Abu Bakar Al Hadad (Mbah Panggang) di Jalan Mangun Sarkoro. Kemudian di makam Pangeran Syarif dan Moliki di Kelurahan Saripan, Jepara. Dilanjutkan Makam Gedong Kanjeng Pangeran Tjitrosomo di Kalinyamatan, Jepara. Kemudian Makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat di Desa Mantingan dan makam Daeng, Krapyak Tahunan.
Selain di beberapa makam tersebut, tahun ini ada tambahan tujuan ziarah. Yakni di makam Pathak Warak di Pulau Mandalika, Donorojo. “Agendanya dimulai pukul 08.00. Nanti usai Jumatan dilanjutkan berangkat ke Pulau Mandalika sekitar pukul 14.00. Nanti juga ada acara buka bersama di Benteng Portugis,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza melalui Kabid Kebudayaan Ida Lestari.
Ia memastikan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Jepara tahun ini bakal meriah. Pasalnya, kirab budaya akan kembali digelar besok. Kirab budaya tersebut digelar sebelum kegiatan buka luwur di Makam Mantingan. “Dari Pendapa Kabupaten ada penampilan tari keprajuritan, setelah itu menuju ke Mantingan,” papar Ida.
Kirab budaya tahun ini merupakan yang pertama kali digelar pertama kali di era pandemi Covid-19. Dalam dua tahun kemarin, kirab tersebut ditiadakan. Untuk mensukseskan kirab budaya dalam agenda buka luwur ada sekitar 35 seniman dilibatkan. (rom/war) Editor : Ali Mustofa