Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dikucur Rp 30 Miliar, Terminal Jepara bakal Beralih Status ke Tipe A

Ali Mustofa • Selasa, 25 Januari 2022 | 00:17 WIB
SEPI: Pembangunan Terminal Jepara dikucur Rp 30 M dari APBN untuk peralihan status dari Tipe C ke Tipe A. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
SEPI: Pembangunan Terminal Jepara dikucur Rp 30 M dari APBN untuk peralihan status dari Tipe C ke Tipe A. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
JEPARA – Terminal Jepara rencananya bakal dialihkan statusnya dari terminal Tipe C ke Tipe A tahun depan. Oleh Kementerian Perhubungan, program itu dikucur anggaran Rp 30 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023.

Tahun ini, sudah mulai proses penyusunan detail engineering design (DED). ”Rapat terakhir dengan kementerian, DED sudah jadi. Terminal tersebut akan menghadap ke selatan,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Trisno Santosa.

Menurutnya, yang mendesak dikerjakan untuk tahun ini adalah menyelesaikan proses penyerahan aset dari daerah ke pusat. Berupa penandatanganan berkas berita acara alih aset Pemkab Jepara ke pemerintah pusat. Sehingga, bila itu beres, harapannya awal tahun depan sudah mulai bisa dibangun terminalnya.

“Sebelum jabatan Bupati Jepara selesai, harapannya sudah clear semua penyerahan asetnya,” tandas Trisno Santosa.

Rencananya Terminal Jepara akan ditingkatkan pula menjadi bangunan tiga lantai. Potensi pelayanan terminal di Jepara menurutnya cukup memenuhi standar regulasi. Di mana ada sekitar 150 kendaraan antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP) di Jepara. Program peningkatan status terminal itu se-Indonesia hanya dua untuk tahun ini dan tahun depan. Yakni Jepara dan Purworejo.

Bila terminal itu telah terbangun, nantinya juga disediakan lapak khusus bagi para pedagang. Namun, bentuknya berbeda dengan yang ada saat ini. Selain itu, barang dagangannya pun tidak boleh seragam untuk menghindari persaingan antarpedagang. “Harapannya jual berbeda-beda. Untuk daerah harapannya bisa memberdayakan masyarakat Jepara. Sehingga memiliki nilai manfaat untuk daerah,” terangnya. (war) Editor : Ali Mustofa
#jepara #kemenhub #alih status #terminal jepara #anggaran