Pada salah satu gang, air tampak masih menggenang sekitar sejengkal orang dewasa. Di samping gang, banyak selokan dipenuhi air sisa banjir kemarin malam. Warga tidak banyak berlalu lalang, kecuali pelajar sekolah yang lewat dengan sepeda. Di depan gang, selokan dengan kedalaman sekitar 0,5 meter dipenuhi air.
Petinggi Desa Ujungpandan Khamdan mengaku, ada potensi banjir susulan. ”Kemungkinan besar saat hujan deras nanti ada banjir lagi. Semalam (kemarin malam, Red) hujan deras satu jam saja sudah terjadi banjir”, terangnya.
Khamdan mengaku, banjir ini kali pertama terjadi. Pihaknya sudah menghubungi Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWS PJ) Semarang. ”Sebelumnya sudah (laporan) ke DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Jepara,” imbuhnya.
Terpisah, Syaifuddin Zuhri, warga Desa Ujungpandan menyebut, banjir ini penyebabnya ada timbunan tanah di pemakaman. ”Karena diurug tanah ya airnya nggak jalan,” keluhnya. (nib/lin) Editor : Saiful Anwar