Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo sendiri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo sangat mendukung pengembangan Deroduwur menjadi Desa Wisata Religi.
Meski sudah dikukuhkan sebagai rintisan Desa Wisata Religi, namun pengembangan potensi wisata religi ini masih perlu terus ditingkatkan agar dikenal khalayak lebih luas.
”Dengan demikian, perlu adanya strategi pengembangan daya tarik wisata di Desa Deroduwur agar lebih banyak diminati masyarakat dan dapat menarik wisatawan dari berbagai penjuru daerah,” jelas Siti Prihatiningtyas.
Kepala Disparbud Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo menerangkan pengembangan destinasi perlu dilakukan sesuai dengan prinsip pengelolaan pariwisata.
”Di antaranya dengan konsep 3A yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Sehingga pengelolaan berjalan baik dan destinasi tersebut banyak diminati,” terangnya.
Berdasarkan hasil penelusuran, Tim Penelitian Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo menemukan potensi-potensi pendukung pengembangan wisata di Desa Deroduwur. Selain potensi wisata religi yang masih tersembunyi dan perlu dieksplor ke khalayak lebih luas lagi. Desa Deroduwur juga menyimpan banyak atraksi budaya dan kesenian yang bisa dijadikan sebagai daya tarik wisatawan untuk berkunjung. (zen) Editor : Ali Mustofa