Simpang Lima Semarang Diperketat Sore Ini, Catat Jam dan Jalur Pengalihan MTQ Nasional

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 10:55 WIB
Kawasan Simpang Lima Semarang Dikunci Total Sabtu Ini, Catat Rute Penyelamatnya!
Kawasan Simpang Lima Semarang Dikunci Total Sabtu Ini, Catat Rute Penyelamatnya!

RADAR KUDUS - Kawasan Simpang Lima Semarang akan mendapat pengamanan dan pengaturan lalu lintas lebih ketat pada Sabtu (12/9) sore.

Rekayasa arus kendaraan mulai diterapkan pukul 16.00 WIB seiring pelaksanaan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Pancasila.

Ribuan warga dan kafilah diperkirakan berkumpul di kawasan tersebut. Untuk menjaga kelancaran kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan, sebanyak 6.350 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan penerapan rekayasa lalu lintas bersifat dinamis.

Penutupan maupun pengalihan arus akan dilakukan berdasarkan kondisi kepadatan di lapangan.

"Rekayasa lalu lintas mulai pukul 16.00 WIB. Pelaksanaannya melihat situasi di lapangan," ujar Riki, Jumat (11/9).

Beberapa ruas jalan yang terhubung dengan Simpang Lima menjadi titik pengaturan kendaraan.

Arus dari arah Bangkong menuju Tugu Muda akan ditutup di sekitar Perempatan RRI.

Sebaliknya, kendaraan dari arah Tugu Muda menuju Bangkong akan diarahkan melalui Simpang KFC Pandanaran serta Simpang Pandanaran 1 dan 2.

Pengaturan juga dilakukan terhadap kendaraan yang datang dari Jalan Pangeran Diponegoro.

Arus kendaraan akan diarahkan melalui kawasan Kusuma Wardani dan Air Mancur Jalan Pahlawan.

Sementara kendaraan dari kawasan terdampak akan diarahkan keluar melalui Jalan Gajah Mada atau Jalan Pahlawan sisi timur air mancur.

Polisi mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri memasuki kawasan Simpang Lima ketika rekayasa lalu lintas diberlakukan.

Pengendara disarankan mengikuti petunjuk petugas dan menggunakan lokasi parkir yang telah disiapkan.

Untuk sepeda motor, sejumlah lokasi parkir yang dapat digunakan antara lain kawasan Plaza Baiturrahman dan area belakang Ciputra.

Pengendara mobil dapat memanfaatkan beberapa lokasi, seperti kawasan Kantor Gubernur, belakang Taman Indonesia Kaya, Jalan Imam Barjo, Stadion Diponegoro serta sejumlah lokasi lain yang telah disiapkan.

Sementara itu, rombongan bus akan diarahkan menuju kawasan Wonodri dan TBRS.

"Atur waktu perjalanan. Gunakan kantong parkir yang disiapkan dan ikuti arahan petugas," tegas Riki.

Pengaturan khusus juga diberlakukan untuk kendaraan yang membawa rombongan kafilah MTQ.

Proses penurunan penumpang di kawasan Simpang Lima masih diperbolehkan sebelum pukul 16.00 WIB.

Setelah waktu tersebut, titik penurunan penumpang dialihkan ke Jalan Pahlawan sebelum area air mancur serta kawasan depan Kebun Binatang atau DPRD.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk mencegah penumpukan kendaraan di sekitar lokasi utama pembukaan MTQ Nasional.

Pengamanan kegiatan MTQ Nasional melibatkan 6.350 personel dari berbagai unsur.

Rinciannya terdiri atas 520 personel TNI, 2.528 anggota Polri, 702 personel Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, 1.286 Satpol PP Kota Semarang, 429 personel Dishub Provinsi Jawa Tengah dan 885 personel Dishub Kota Semarang.

Personel tidak hanya ditempatkan di kawasan Simpang Lima. Pengamanan juga disebar di sejumlah lokasi yang menjadi venue MTQ, termasuk Kantor Gubernur, Balai Kota, beberapa kampus, kawasan Kota Lama dan lokasi kegiatan lainnya.

Sebelum acara pembukaan pada sore hari, rangkaian MTQ Nasional XXXI diawali Pawai Ta'aruf pada Sabtu pagi.

Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan rute dari Balai Kota Semarang menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Selama rombongan pawai bergerak, petugas akan menerapkan sistem buka-tutup jalan dan pengalihan arus secara situasional.

Polrestabes Semarang menegaskan bahwa seluruh skema lalu lintas dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan. Jika arus kendaraan masih lancar, petugas cukup melakukan pengaturan.

Namun, apabila volume kendaraan meningkat dan terjadi kepadatan, pengalihan hingga penutupan sementara akan diberlakukan.

Masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar pusat Kota Semarang pada Sabtu sore diimbau memperhitungkan waktu perjalanan, menghindari kawasan Simpang Lima jika tidak memiliki kepentingan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Editor : Ali Mustofa
simpang lima semarang jalur pengalihan MTQ nasional