Ada Pembukaan MTQ Nasional, Ini Daftar Jalan yang Ditutup dan Kantong Parkir di Semarang

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 10:29 WIB
Kawasan Simpang Lima Semarang Dikunci Total Sabtu Ini, Catat Rute Penyelamatnya!
Kawasan Simpang Lima Semarang Dikunci Total Sabtu Ini, Catat Rute Penyelamatnya!

RADAR KUDUS - Masyarakat yang hendak melintas di pusat Kota Semarang pada Sabtu, 12 September 2026, perlu memperhatikan adanya perubahan arus lalu lintas di kawasan Simpang Lima.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas sekaligus melakukan penutupan sejumlah ruas jalan untuk mendukung rangkaian pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI 2026.

Pengaturan lalu lintas tersebut dilakukan karena pada hari yang sama terdapat dua agenda utama, yakni Pawai Ta'aruf pada pagi hari dan upacara pembukaan MTQ Nasional pada sore hari.

Kedua kegiatan tersebut dipusatkan di sekitar Lapangan Pancasila Simpang Lima dan diperkirakan meningkatkan kepadatan kendaraan di pusat kota.

Dua Sesi Rekayasa Lalu Lintas

Dishub Semarang membagi pengaturan lalu lintas menjadi dua periode.

Pada sesi pertama, mulai pukul 07.00 WIB hingga kegiatan selesai, pengalihan arus dan sistem contraflow diterapkan untuk memberikan ruang bagi pelaksanaan Pawai Ta'aruf.

Jalur yang terdampak antara lain koridor dari kawasan depan Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda menuju Simpang Lima hingga Jalan Pahlawan.

Pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut disarankan memilih jalur alternatif.

Sementara itu, pengaturan lebih ketat diberlakukan pada sesi kedua. Mulai pukul 16.00 WIB hingga kegiatan selesai, kawasan Simpang Lima ditutup dari berbagai arah.

Penutupan ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan upacara pembukaan MTQ Nasional XXXI yang dijadwalkan dihadiri tamu kenegaraan.

Titik Pengalihan Kendaraan

Sejumlah akses menuju kawasan pusat kota akan mengalami penyekatan dan pengalihan.

Dari arah barat dan barat daya, pengaturan dilakukan mulai dari Simpang KFC Pandanaran, Jalan Merbabu, kawasan Ujung Baiturrahman hingga Bundaran Mugas.

Kendaraan dari arah utara juga akan mengalami pengalihan, terutama pada koridor Jalan Gajah Mada menuju Simpang Lima.

Sementara dari arah timur dan tenggara, penyekatan diberlakukan di sejumlah titik, seperti Jalan Ahmad Dahlan, Simpang Pos Polisi, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Erlangga.

Untuk kendaraan yang datang dari arah selatan atau kawasan atas, pengalihan dilakukan sebelum kendaraan memasuki pusat kota.

Beberapa titik yang menjadi bagian dari pengaturan tersebut antara lain Jalan Imam Barjo, kawasan samping Kantor Pos, Gedung Rimba Graha, Air Mancur Pahlawan hingga area TIK.

Lokasi Parkir Kendaraan Pengunjung

Untuk mengantisipasi kendaraan pengunjung yang datang ke rangkaian MTQ Nasional, panitia dan Dishub menyiapkan sejumlah kantong parkir di luar area penutupan.

Untuk kendaraan roda dua dan roda empat, lokasi parkir yang disiapkan antara lain Ex GD Plaza atau bekas Matahari, GD Parkir Ciputra, Masjid Baiturrahman, Stadion Tri Lomba Juang, Rimba Graha, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajahmada, Taman Budaya Raden Saleh, Jalan Ahmad Dahlan, halaman RRI serta lapangan di samping Makam Pahlawan Giri Tunggal.

Sementara bagi kendaraan bus, beberapa lokasi yang dapat digunakan meliputi Wonderia, Museum Mandala Bakti, Jalan Sriwijaya, Jalan Dr. Cipto, PRPP, Jalan Kompol Maksum, Masjid Agung Jawa Tengah serta halaman depan Balai Kota Semarang.

Pengguna Jalan Diminta Memilih Jalur Alternatif

Masyarakat yang tidak memiliki keperluan di pusat Kota Semarang diimbau menghindari kawasan yang masuk dalam jalur penutupan.

Pengendara dapat memanfaatkan jalan lingkar atau rute lain untuk mengurangi risiko terjebak kepadatan lalu lintas.

Bagi warga yang ingin menyaksikan pembukaan MTQ Nasional secara langsung, penggunaan kantong parkir resmi menjadi pilihan yang lebih aman.

Pengunjung juga disarankan datang lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Alternatif dari Barat ke Timur

Pengendara dari arah Kendal, Krapyak atau Bandara Ahmad Yani yang hendak menuju wilayah timur seperti Demak dan Purwodadi sebaiknya tidak melewati Jalan Pemuda maupun Jalan Pandanaran.

Salah satu pilihan rute adalah melalui Kalibanteng kemudian menuju Jalan Arteri Yos Sudarso.

 Perjalanan dapat dilanjutkan melewati Bandarharjo hingga tersambung ke Jalan Kaligawe menuju Demak.

Pengguna jalan juga dapat memilih jalur tol dengan masuk melalui Gerbang Tol Krapyak, kemudian mengambil arah Surabaya atau Solo dan keluar melalui Pintu Tol Gayamsari.

Dari titik tersebut, perjalanan dapat dilanjutkan melalui Jalan Majapahit tanpa harus melintasi kawasan Simpang Lima.

Alternatif dari Selatan Menuju Pusat Kota

Pengendara dari kawasan Tembalang, Banyumanik maupun Ungaran yang hendak menuju pusat Kota Semarang perlu menghindari Jalan Pahlawan dan Jalan Menteri Supeno selama pemberlakuan penutupan.

Rute lain dapat ditempuh dari kawasan Kaliwiru dengan berbelok ke Jalan Tegalsari.

Selanjutnya kendaraan dapat masuk ke Jalan Sriwijaya dan meneruskan perjalanan menuju Jalan MT Haryono atau Mataram.

Dari kawasan Mataram, pengendara dapat memilih arah perjalanan menuju Semarang Utara maupun Semarang Timur tanpa harus melewati Simpang Lima.

Alternatif dari Timur Menuju Semarang Barat

Bagi pengendara dari wilayah Pedurungan atau Jalan Majapahit yang hendak menuju Tugu Muda dan Semarang Barat, Jalan Ahmad Yani serta Jalan Ahmad Dahlan sebaiknya dihindari.

Pengendara dapat mengambil jalur dari Jalan Majapahit sebelum memasuki kawasan Simpang Lima, kemudian berbelok di Simpang Milo menuju Jalan MT Haryono.

Perjalanan dapat diteruskan melalui Jalan Dr. Cipto, kemudian berbelok ke Jalan Kompol Maksum untuk menuju Jalan Mataram.

Jika ingin menuju kawasan Semarang Barat melalui jalur utara, perjalanan juga dapat diarahkan menuju kawasan Kota Lama melalui Jalan Raden Patah.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas tersebut, masyarakat diharapkan memperhitungkan waktu perjalanan sebelum beraktivitas di pusat Kota Semarang pada Sabtu, 12 September 2026.

Pengendara juga diminta mematuhi rambu, mengikuti arahan petugas dan memilih jalur alternatif sesuai tujuan agar arus kendaraan tetap terkendali selama rangkaian pembukaan MTQ Nasional XXXI berlangsung.

Editor : Ali Mustofa
dishub semarang kawasan simpang lima MTQ nasional Rekayasa lalu lintas