Dosen UNNES kenalkan Ecoprint di RA Al Asror Semarang

Ali Mustofa • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:53 WIB
osen Prodi PGPAUD dan PNF UNNES bersama mahasiswa menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di RA Al Asror, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang
osen Prodi PGPAUD dan PNF UNNES bersama mahasiswa menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di RA Al Asror, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang

RADAR KUDUS - Dalam upaya meningkatkan kreativitas dan peduli lingkungan sejak usia dini, dosen Prodi PGPAUD dan PNF Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama mahasiswa menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di RA Al Asror, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, bertajuk “Penguatan Pembelajaran STEAM melalui Kegiatan Ecoprint Ramah Lingkungan bagi Anak Usia Dini.”

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan konsep STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics) yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan perkembangan anak untuk berpikir kritis, kreatif, memecahkan masalah, serta kolaborasi. Salah satu kegiatannya yaitu ecoprint.

Ecoprint, yaitu teknik mencetak motif yang memanfaatkan bahan-bahan alami pada tumbuhan seperti daun, bunga, batang, dan kulit kayu yang menghasilkan warna alami. Selain menghasilkan karya seni, ecoprint dapat menjadi media pembelajaran yang mengenalkan berbagai jenis tumbuhan.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan peserta didik sebagai sasaran utama.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan pada proses pembuatan ecoprint sebagai salah satu media pembelajaran berbasis ramah lingkungan yang dapat meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan menanamkan kesadaran dalam memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana yaitu, Naili Rohmah, M.Pd., yang menyampaikan tujuan serta manfaat pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ecoprint tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan karya seni, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mengintegrasikan unsur STEAM.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak mengenal berbagai jenis tumbuhan di lingkungan sekitar yang dapat dimanfaatkan dan dijadikan sebuah karya.

Setelah kegiatan pembukaan, ketua pelaksana dan tim memberikan demonstrasi.

Dalam demonstrasi tersebut, tim memperkenalkan berbagai jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan utama ecoprint, kain sebagai media cetak, serta palu kayu untuk membantu mengeluarkan warna alami dari daun dan bunga sehingga menghasilkan motif alami pada kain.

Setelah itu dijelaskan bahwa pembuatan ecoprint dimulai dari pemilihan daun, penyusunan motif di atas kain, dan proses pemukulan menggunakan palu kayu agar warna alami berpindah ke permukaan kain.

Selesai melakukan demonstrasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik ecoprint oleh peserta didik didampingi oleh guru dan tim pengabdian agar peserta didik dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.

Manfaat lain dari kegiatan ini yaitu menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan bereksplorasi karena setiap karya akan menghasilkan bentuk dan corak yang berbeda sehingga memberikan pengalaman belajar.

Setelah peserta didik menyelesaikan proses pencetakan, hasil karya ecoprint dijemur hingga kering sebelum dibagikan kepada peserta didik.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melibatkan anggota tim dosen yang terdiri atas Dr. Arini Dwi Cahyani S.Pd., M.Pd., Renistiara Medilianasari M.Pd., dan Dr. Edi Waluyo S.Pd., M.Pd., bersama tim mahasiswa yang terdiri atas Alyna Salsabila, Alya Marsha Andini, Fahada Zahra Asi As-fadh, dan Sasta Istiqomah Diah Saputri.

Di tahap akhir tim pengabdian membagikan hasil karya ecoprint kepada seluruh peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dengan tim pelaksana, peserta didik, dan guru.

Diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat memberikan inspirasi bagi guru untuk menerapkan pembelajaran STEAM melalui media yang ramah lingkungan sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini.

Kemudian untuk peserta didik diharapkan dapat mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui pemanfaatan bahan-bahan alam.

Sebagai penutup, tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan pendanaan atas kegiatan ini dengan nomor kontrak: 754.8.4/UN37/PPK.11/2026. (*)

Editor : Ali Mustofa
dosen unnes kegiatan pengabdian peserta didik ecoprint semarang