SEMARANG — KAI Daop 4 Semarang mencatat bahwa sebanyak 183 tumbler milik penumpang tertinggal baik di dalam kereta maupun di kawasan stasiun dalam periode Januari hingga Juni 2026.
Data ini menunjukkan bahwa tumbler menjadi barang yang paling sering dilupakan dalam enam bulan pertama tahun ini.
Informasi tersebut disampaikan oleh Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, yang menegaskan bahwa barang pribadi yang paling sering ditinggalkan umumnya adalah benda-benda yang sering dibawa setiap hari.
Baca Juga: Ledakan di Kawasan Industri Candi Semarang Tewaskan Satu Pekerja
Selain tumbler, petugas juga menemukan barang-barang lain yang tertinggal, namun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan tumbler.
Selama semester pertama tahun 2026, KAI Daop 4 mencatat total 1.289 barang yang ditinggalkan, dengan perkiraan nilai mencapai sekitar Rp820,3 juta.
Dari data tersebut, tumbler menempati urutan pertama, yang menunjukkan bahwa kelalaian penumpang saat keluar dari kereta masih cukup umum terjadi.
KAI Daop 4 juga mengingatkan para penumpang agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan, terutama saat bersiap untuk meninggalkan tempat duduk, gerbong, atau area stasiun.
Baca Juga: Ambulans Terjebak Konvoi Silat, Pasien Kritis di Karanganyar Meninggal
Imbauan ini dimaksudkan agar penumpang tidak kehilangan barang pribadi yang dapat terlewatkan saat perjalanan telah selesai.
Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa benda kecil seperti tumbler sering kali terabaikan.
Oleh karena itu, penumpang diharapkan untuk lebih sering melakukan pemeriksaan akhir sebelum meninggalkan kereta agar barang-barang penting tidak tertinggal. (*)
Editor : Anita Fitriani