Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Ledakan Hebat Guncang Pabrik di Semarang, Satu Pekerja Tewas dan Delapan Terluka

Ali Mustofa • Rabu, 1 Juli 2026 | 15:55 WIB
Sebuah mesin produksi bertekanan tinggi di PT Raw Botanical Nusantara mendadak meledak hebat, merenggut satu nyawa pekerja dan melukai delapan lainnya secara tragis. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Sebuah mesin produksi bertekanan tinggi di PT Raw Botanical Nusantara mendadak meledak hebat, merenggut satu nyawa pekerja dan melukai delapan lainnya secara tragis. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Ledakan hebat mengguncang area produksi PT Raw Botanical Nusantara di Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan intensif.

Peristiwa itu diduga dipicu oleh mesin produksi bertekanan tinggi yang mengalami gangguan saat beroperasi.

Ledakan merusak bagian belakang bangunan pabrik, menghancurkan atap berbahan asbes, serta menimbulkan kepanikan di kalangan para pekerja.

Korban meninggal diketahui bernama Muhammad Bryan Febryantoro, warga Jalan Rayungkusuman Raya, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Ia berada di area yang paling dekat dengan titik ledakan ketika peristiwa terjadi.

Sementara itu, delapan pekerja lainnya mengalami luka akibat tertimpa material bangunan yang roboh setelah ledakan.

Sejumlah korban mengalami luka robek dan cedera serius sehingga langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengatakan dugaan sementara mengarah pada mesin produksi yang mengalami tekanan berlebih setelah suhu operasional meningkat di luar kondisi normal.

Menurutnya, para pekerja sebenarnya telah mengetahui adanya kondisi yang tidak biasa pada mesin tersebut dan berencana melakukan pemeriksaan.

Namun, sebelum pengecekan dilakukan, mesin lebih dahulu meledak.

"Informasi sementara, mesin yang digunakan memiliki tekanan tinggi. Suhunya lebih panas dari biasanya. Karyawan yang bertugas hendak memeriksa tekanan mesin, namun belum sempat dilakukan pengecekan, mesin sudah lebih dulu meledak," ujarnya.

Bambang menjelaskan, kerusakan di lokasi lebih didominasi oleh dampak gelombang ledakan dibandingkan kebakaran.

Atap seng dan material bangunan terlepas akibat kuatnya tekanan yang ditimbulkan.

"Kalau kebakaran biasanya banyak bekas hangus, asap, dan api. Di lokasi ini lebih terlihat dampak ledakan, atap seng sampai terlepas," katanya.

Petugas juga menemukan sejumlah pekerja mengalami luka cukup berat akibat berada di sekitar titik ledakan.

Setelah memastikan kondisi lokasi aman, tim pemadam bersama petugas medis segera melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.

Jenazah korban meninggal dibawa ke RSUP dr. Kariadi Semarang untuk proses lebih lanjut, sedangkan delapan korban luka dirawat di RS Tugu Semarang.

Pasca-kejadian, aparat kepolisian memasang garis polisi di area pabrik untuk kepentingan penyelidikan.

Tim Inafis Polrestabes Semarang bersama Polsek Ngaliyan masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti ledakan.

"Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Kami masih meminta keterangan dari para saksi," ujar Kapolsek.

Editor : Ali Mustofa
#kawasan industri candi #pekerja meninggal #semarang #meninggal dunia #korban luka