Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ahmad Luthfi Tinjau Rumah Penerima RTLH di Kudus, Warga: Terima Kasih Sudah Wujudkan Mimpi Kami

Admin • Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB
AKRAB: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Sam
AKRAB: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Sam'ani Intakoris bertemu penerima RTLH Hadi.

KUDUS – Kebahagiaan terpancar dari wajah Hadi Mulyono (54), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Setelah puluhan tahun tinggal di rumah yang sering kebanjiran dan berdinding rapuh, kini ia bersama keluarganya dapat menikmati hunian yang lebih aman dan nyaman berkat program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Perubahan itu bermula dari bantuan RTLH yang diterimanya pada 2025. Sebelumnya, rumah yang telah ditempati selama sekitar 25 tahun berada lebih rendah dari permukaan jalan sehingga setiap hujan deras air dengan mudah menggenangi bagian dalam rumah.

Selain itu, dinding bangunan yang dibuat menggunakan pasir sungai sudah mulai rapuh dan rawan roboh.

Pada Senin (29/6), rumah Hadi dikunjungi langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Sam'ani Intakoris. Dalam kesempatan itu, Hadi berkali-kali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

Menurut Hadi, keinginan memperbaiki rumah sebenarnya sudah lama ada. Namun, penghasilannya sebagai kuli bangunan sekitar Rp100 ribu per hari belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Sementara istrinya bekerja di pabrik dan anak sulungnya juga menjadi buruh di sebuah pabrik kertas.

Saat berdialog dengan gubernur, Hadi menceritakan bagaimana kondisi rumahnya sebelum direnovasi. Selain kerap terendam banjir, struktur dinding yang mulai lapuk membuat keluarganya merasa tidak nyaman dan khawatir saat menempati rumah tersebut.

Hadi menjadi salah satu dari 254 warga Kabupaten Kudus yang memperoleh bantuan perbaikan RTLH melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2025. Peresmian bantuan dilakukan secara simbolis di Balai Desa Gondangmanis dengan menghadirkan seluruh penerima manfaat.

Tahun 2026, Pemprov Jateng kembali mengalokasikan bantuan RTLH bagi 47 unit rumah di Kabupaten Kudus.

Penerima bantuan lainnya, Suhadi, juga mengaku sangat terbantu. Pekerja proyek itu mengatakan rumahnya kini jauh lebih layak untuk ditempati bersama istri dan anaknya setelah memperoleh bantuan tersebut.

Gubernur Ahmad Luthfi menjelaskan, program perbaikan RTLH menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan.

Sepanjang 2025, sebanyak 274.514 unit rumah tidak layak huni di Jawa Tengah telah ditangani melalui berbagai sumber pembiayaan, mulai APBN, APBD provinsi, APBD kabupaten/kota, dana CSR perusahaan hingga swadaya masyarakat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.000 unit berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah. Pada 2026, program itu kembali dilanjutkan dengan target perbaikan 5.000 unit rumah.

Selain itu, dukungan dari pemerintah pusat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) juga meningkat, dari 7.532 unit pada 2025 menjadi 30.037 unit pada 2026. Kolaborasi dengan Baznas, dunia usaha, dan sektor perbankan pun terus diperkuat untuk memperluas jangkauan bantuan perumahan.

Luthfi menambahkan, pengentasan kemiskinan tidak hanya dilakukan melalui perbaikan rumah, tetapi juga disertai intervensi di bidang pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat agar kesejahteraan warga terus meningkat. (*)

Editor : Admin
#djarum #rtlh #Ahmad Luthfi #Kudus