Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perangkat Desa Diduga Pesta Miras di Balai Desa Turitempel Demak, Kades Prihatin

Ali Mustofa • Rabu, 17 Juni 2026 | 14:41 WIB
Ilustrasi miras (Dok Radar Kudus)
Ilustrasi miras (Dok Radar Kudus)

DEMAK – Sebuah insiden tidak pantas terjadi di Balai Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, ketika fasilitas pelayanan masyarakat tersebut diduga digunakan untuk pesta minuman keras oleh sejumlah oknum perangkat desa.

Peristiwa yang berlangsung di area balai desa itu disebut terjadi saat jam kerja, sehingga menimbulkan keprihatinan berbagai pihak karena lokasi tersebut seharusnya menjadi pusat pelayanan publik.

Kepala Desa Turitempel, Rohmat, mengaku menyesalkan kejadian tersebut.

Ia menyebut tidak mengetahui peristiwa itu secara langsung karena sedang dalam kondisi sakit.

“Saya baru mengetahui setelah ada foto yang beredar terkait perangkat desa yang mengonsumsi miras hingga mabuk,” ujarnya.

Ia juga mengaku terkejut setelah mendapat laporan adanya dugaan pesta minuman keras di lingkungan kerja perangkat desa tersebut.

“Total ada lima orang yang terlibat, tiga berasal dari Turitempel dan dua lainnya dari desa tetangga,” jelasnya.

Rohmat menegaskan, seharusnya perangkat desa dapat menjaga wibawa dan kehormatan balai desa sebagai tempat kerja yang memiliki nilai pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya kejadian ini, menurutnya, fungsi dan kesakralan balai desa menjadi tercoreng.

“Tidak semestinya balai desa digunakan untuk hal-hal seperti itu, apalagi sampai mengonsumsi minuman keras,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak desa telah menggelar rapat bersama BPD, Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk membahas kejadian tersebut.

Pertemuan itu diharapkan menghasilkan langkah konkret agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Editor : Ali Mustofa
#perangkat desa #demak #minuman keras #pelayanan publik