SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menambahkan 27 bus listrik untuk memperkuat layanan Trans Semarang dan mendukung angkutan umum yang lebih ramah lingkungan.
Kehadiran armada baru ini merupakan langkah konkret dari Pemkot untuk mendorong pergeseran dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik di sektor transportasi umum.
Penambahan 27 bus listrik ini dirancang untuk memperbarui layanan transportasi kota agar lebih bersih, nyaman, dan efisien.
Armada ini juga bertujuan mengurangi emisi serta meningkatkan kualitas udara di Semarang, sambil memberikan pengalaman berkendara yang lebih modern bagi masyarakat.
Baca Juga: Keselamatan Prioritas: KAI Semarang Tutup 6 Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga
Bus listrik yang disiapkan adalah unit berukuran 12 meter dengan desain rendah. Pengadaan armada ini juga melambangkan percepatan elektrifikasi transportasi umum di Kota Semarang, khususnya di jalur utama Trans Semarang yang menjadi fokus pengembangan layanan.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkot Semarang dalam membangun sistem transportasi publik yang lebih berkelanjutan. Dengan adanya armada tambahan ini, diharapkan layanan Trans Semarang semakin mampu memenuhi kebutuhan mobilitas warga serta mendukung agenda kota dengan emisi rendah.
Baca Juga: Pemuda di Candisari Semarang Ditembak Pakai Senapan Angin, Pelaku Ditangkap Polisi
Kehadiran 27 bus listrik ini juga memperkuat arah perubahan transportasi di Semarang yang belakangan ini semakin terlihat dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan.
Pemkot mengintegrasikan program ini sebagai bagian dari pembaruan layanan publik yang lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan kota besar yang terus tumbuh.
Dengan penambahan armada listrik ini, Semarang menegaskan komitmennya menuju transportasi publik yang lebih bersih dan modern.
Fokus utamanya kini bukan hanya pada penambahan jumlah kendaraan, melainkan juga pada penyediaan layanan yang lebih baik bagi masyarakat serta dampak lingkungan yang lebih rendah. (*)
Editor : Anita Fitriani