RADAR KUDUS – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Tol Semarang–Solo pada Senin (18/5/2026).
Sebuah truk boks bernopol L 8533 VF yang mengangkut bahan kimia pertanian terbalik di Km 479+400, tepatnya di wilayah Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali.
Insiden tersebut sempat menyebabkan kepadatan arus kendaraan dari arah barat.
Peristiwa bermula saat truk melaju dari Semarang menuju Solo.
Setibanya di lokasi kejadian, ban belakang kiri kendaraan tiba-tiba pecah ketika melaju dengan kecepatan tinggi.
Sopir yang kehilangan kendali tidak mampu menahan laju kendaraan hingga akhirnya truk terguling dan berhenti melintang di tengah lajur.
Suara ledakan ban disertai benturan keras bodi kendaraan ke permukaan jalan sempat mengejutkan warga yang beraktivitas di sekitar area pembatas tol. Udin, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, mengaku langsung mendatangi tempat kejadian setelah mendengar dentuman keras.
“Rumah saya dekat sini, suaranya keras sekali. Saya langsung ke lokasi, dan truk sudah dalam posisi terbalik,” ujarnya.
Saksi lain yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi juga melihat truk terseret beberapa meter sebelum akhirnya berhenti dalam kondisi terguling.
Posisi kendaraan yang melintang membuat sebagian lajur tertutup sehingga arus kendaraan sempat tersendat.
Petugas patroli tol bersama PJR segera tiba untuk mengamankan lokasi guna menghindari kecelakaan lanjutan.
Sebelum proses evakuasi dilakukan, ratusan boks berisi cairan herbisida dikeluarkan lebih dulu agar beban kendaraan berkurang.
Setelah muatan dipindahkan ke bahu jalan, satu unit derek diturunkan untuk menegakkan truk dan memindahkannya ke posko kecelakaan terdekat.
Bagian kabin truk mengalami kerusakan akibat benturan dengan pembatas jalan.
Beruntung, sopir dan kernet selamat dalam kejadian tersebut. Keduanya berhasil keluar dari kendaraan sebelum warga tiba di lokasi.
Sopir hanya mengalami luka ringan di bagian siku dan langsung mendapat penanganan medis di tempat.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama tekanan dan kelayakan ban, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.
Editor : Ali Mustofa