SEMARANG — Kebakaran besar terjadi di Gedung Metro Sport Center yang terletak di Jalan MT Haryono, Kota Semarang, pada Senin malam (4/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 miliar menurut laporan dari Damkar Kota Semarang.
Api pertama kali terlihat di sudut lantai satu area aula dan dengan cepat merambat ke lantai atas, menghanguskan area seluas sekitar 1.500 meter persegi dari total bangunan yang seluas 3.300 meter persegi.
Meskipun tidak ada korban jiwa, lima orang mengalami cedera serta masalah pernapasan akibat terjebak dalam gedung.
Baca Juga: Tragedi Kebakaran Gedung Metro Sport Center di Semarang, 5 Korban Berhasil Dievakuasi
Petugas Damkar Kota Semarang menerima laporan tentang kebakaran pada pukul 19.00 WIB dan segera bergegas ke lokasi dalam waktu lima menit, dengan mengerahkan 47 petugas serta armada dan peralatan yang lengkap.
Api dapat dikendalikan sekitar pukul 20.00 WIB dan dinyatakan sepenuhnya padam pada pukul 21.00 WIB, sehingga proses penanganan berlangsung selama kira-kira dua jam.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menyatakan bahwa kerugian terbesar berasal dari gedung Metro Sport Center itu sendiri, dengan total nilai sekitar Rp5 miliar, sedangkan barang-barang yang dapat diselamatkan masih dalam tahap inventarisasi.
Baca Juga: Lebih dari 200 Kios Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Kerugian Rp2,5 Miliar
Diduga api pertama kali terdeteksi oleh pengelola gedung setelah menerima laporan dari seorang pengendara yang melintas di Jalan MT Haryono, di mana kebakaran terjadi. Saat diperiksa, api sudah berkobar di area aula lantai satu dan segera membesar, memaksa pengunjung serta pengelola untuk melakukan evakuasi.
Dua orang terjebak di lantai tiga dan berhasil diselamatkan dengan dramatis menggunakan tangga mobil pemadam kebakaran, sementara tiga korban lainnya mengalami luka bakar ringan dan masalah pernapasan akibat asap tebal.
Kelima korban langsung mendapatkan pertolongan medis di lokasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.
Baca Juga: Pasar Waru Semarang Kebakaran, Empat Kios Hangus Dilalap Api
Salah satu tantangan utama selama proses pemadaman adalah kerumunan warga di sekitar lokasi yang menghalangi pergerakan petugas, sehingga aparat keamanan harus bekerja lebih keras untuk mengamankan area.
Kerugian sebesar Rp5 miliar ini mencakup kerusakan struktural pada gedung, termasuk aula dan lantai-lantai di atas yang berfungsi sebagai pusat kegiatan olahraga di daerah Peterongan.
Perkiraan ini didasarkan pada survei awal setelah pemadaman, dengan kemungkinan penyesuaian setelah penilaian lebih mendalam oleh para ahli.
Insiden ini merupakan pengingat penting mengenai keselamatan gedung publik di Semarang, di mana langkah pencegahan kebakaran seperti pemasangan sistem sprinkler dan jalur evakuasi darurat perlu diperiksa kembali dengan lebih teliti. (*)
Editor : Anita Fitriani