SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang resmi memulai penggantian beberapa armada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dengan bus-bus terbaru.
Sebanyak sepuluh bus Trans Semarang yang sudah dianggap tua tersebut digantikan dengan armada baru buatan New Armada, khususnya untuk layanan Koridor 4.
Melalui pembaruan armada ini, Pemkot Semarang berkeinginan untuk meningkatkan mutu layanan transportasi publik yang lebih nyaman, aman, dan ramah lingkungan bagi para penumpang setia Trans Semarang.
Bus baru untuk Koridor 4 akan mengoperasikan rute utama dari Terminal Cangkiran menuju Karangayu, Imam Bonjol, Halte Pemuda (Balaikota), Halte Simpang Lima, hingga Stasiun Tawang dan sebaliknya.
Baca Juga: Semarang Kokoh di Posisi 3: Jadi Kota Paling Toleran Versi Setara 2025
Rute ini termasuk salah satu yang paling ramai penumpang, sehingga kehadiran armada baru diharapkan dapat mengurangi keluhan mengenai keterlambatan, kebocoran, atau kondisi interior bus lama yang kurang baik.
Pembaruan ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkot untuk menjaga keandalan Trans Semarang sebagai salah satu pilihan moda transportasi darat utama di Kota Lumpia.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa penggantian sepuluh bus lama dengan yang baru adalah wujud komitmen pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.
Ia menyatakan bahwa bus baru tidak hanya memiliki tampilan yang lebih modern, tetapi juga dirancang dengan memprioritaskan kenyamanan penumpang serta aspek kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Kado Nyata HUT Semarang ke-479, Warga Bisa Naik BRT Gratis di Semua Koridor
Ia menjelaskan bahwa kenyamanan penumpang menjadi fokus utama, yang meliputi kualitas pendingin ruangan, interior kursi, dan sistem keamanan yang lebih baik.
Sepuluh bus baru Trans Semarang ini masih dalam proses pengiriman dan akan segera menjalani rangkaian uji kelayakan operasional sebelum mulai beroperasi.
Tahapan pengujian teknis ini mencakup pengecekan mesin, sistem keamanan kendaraan, serta simulasi pelayanan di rute yang akan dilalui.
Proses ini penting untuk memastikan bahwa armada baru memenuhi syarat untuk beroperasi, tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga sesuai dengan standar layanan yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang.
Baca Juga: Merayakan HUT ke‑479 Kota Semarang, Warga Bisa Naik BRT Gratis dan Tiket Wisata Tanpa Biaya
Kehadiran armada baru Trans Semarang ini juga melanjutkan tren pembaruan bus yang sebelumnya dilakukan di Koridor I dan beberapa rute lainnya, di mana bus-bus tua diganti dengan unit-unit bantuan dari Kementerian Perhubungan serta pengadaan lokal.
Sejak tahun 2009, Trans Semarang telah menjadi salah satu moda transportasi massal yang paling diminati oleh warga Semarang, dengan jumlah penumpang mencapai jutaan setiap tahun pada beberapa rute utama.
Oleh karena itu, pembaruan ini tidak hanya sekadar mengganti kendaraan, tetapi juga strategi untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi bus.
Baca Juga: Semarang Hidupkan Pawai Ogoh‑Ogoh 2026 sebagai Perayaan Budaya dan Toleransi
Selain kenyamanan, pembaruan armada bus Trans Semarang juga terkait dengan agenda besar kota dalam mendorong transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Pemerintah kota telah memperkenalkan bus listrik sebagai bagian dari konsep pembaruan menyeluruh armada Trans Semarang, yang diharapkan dapat mengurangi emisi gas buang dan membantu menekan polusi udara di daerah perkotaan.
Dengan bertambahnya bus baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan, Pemkot Semarang menargetkan agar Trans Semarang semakin menjadi pilihan utama bagi warga, bukan hanya sebagai moda transportasi alternatif.
Baca Juga: Semarang Night Carnival 2026, Saat Kota Atlas Jadi Panggung Seni Internasional
Bagi masyarakat, keberadaan bus baru Trans Semarang di Koridor 4 diperkirakan akan memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dalam menggunakan transportasi umum, terutama untuk pelajar, karyawan, dan lansia yang rutin menggunakan moda ini dalam aktivitas sehari-hari.
Selain lebih nyaman, penumpang juga akan merasakan layanan yang lebih teratur berkat pemeliharaan armada yang lebih baik dan terpantau.
Dinas Perhubungan serta operator Trans Semarang juga mengingatkan penumpang untuk selalu mengikuti aturan saat naik dan turun di halte resmi.
Baca Juga: Rayakan Hari Jadi ke-479, Pemkot Semarang Ajak Warga Tukar Botol Plastik dengan Lumpia Gratis
Dengan adanya pembaruan 10 bus Trans Semarang di Koridor 4 ini, Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa peningkatan mutu transportasi publik bukan sekadar program sementara, tetapi merupakan bagian dari perubahan kota yang berkelanjutan.
Diharapkan, Trans Semarang dapat terus menjadi model yang sukses dalam pengelolaan transportasi massal berbasis bus, baik dalam hal layanan, kenyamanan, maupun tanggung jawab terhadap lingkungan.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah kota serius dalam membawa Semarang ke arah sistem transportasi yang lebih modern, manusiawi, dan peduli terhadap lingkungan. (*)
Editor : Anita Fitriani