Santri Siap Berwirausaha, Pemprov Jateng Fokus Kembangkan Koperasi Pesantren

Ali Mustofa • Dipublikasikan Jumat, 17 April 2026 | 16:11 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin membuka acara Bimtek Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren di Pati. (PEMPROV JATENG UNTUK RADAR KUDUS)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin membuka acara Bimtek Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren di Pati. (PEMPROV JATENG UNTUK RADAR KUDUS)
PATI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mendorong lahirnya kemandirian ekonomi di kalangan santri melalui penguatan koperasi pondok pesantren.

Langkah tersebut diwujudkan lewat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren sebagai sarana pendidikan sosial dan ekonomi bagi santri.

Kegiatan ini digelar di Auditorium Pesantren Maslakul Huda Pati pada Jumat, 17 April 2026, dan diikuti perwakilan dari 20 pesantren di wilayah Pati dan sekitarnya.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dengan fokus pelatihan pada budidaya ikan lele.

Taj Yasin menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga memiliki fungsi dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, ketiga peran tersebut memerlukan fondasi kemandirian ekonomi agar dapat berjalan beriringan.

Ia menilai pelatihan yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah ini sangat penting, sekaligus menjadi langkah strategis agar pesantren berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Gus Yasin itu juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi bagi santri, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara optimal.

Ia juga berharap pelatihan turut mencakup aspek pemasaran, terutama sebagai solusi apabila terjadi kelebihan produksi agar produk dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Maslakul Huda, Abdul Ghaffar Rozin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memotivasi santri untuk terjun menjadi wirausahawan di bidang pertanian dan perikanan.

Menurutnya, keterlibatan santri dalam sektor tersebut diharapkan menjadi fondasi kemandirian, baik secara pribadi maupun bagi pesantren. (*)

Editor : Ali Mustofa
taj yasin kemandirian ekonomi pemprov jateng pati Santri