Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dukung Kelancaran Haji 2026, Pemkot Semarang Berangkatkan 63 ASN sebagai Petugas Haji Daerah

Anita Fitriani • Kamis, 16 April 2026 | 20:25 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

 

 

SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang  memberangkatkan 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai petugas haji daerah untuk mendampingi jamaah selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi pada tahun 1447 H.

Pelepasan dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di Balai Kota Semarang pada Rabu (15/4/2026) sebagai bagian dari persiapan keberangkatan petugas haji daerah yang akan bertugas di Tanah Suci.

Dalam arahannya, Wali Kota Semarang menekankan bahwa para petugas haji daerah berperan penting dalam memberikan pelayanan haji di Tanah Suci.

Mereka tidak hanya mewakili Pemerintah Kota Semarang, tetapi juga menjadi wakil dari pemerintah Indonesia di antara jamaah haji dari Kota Semarang dan Jawa Tengah.

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkot Semarang Siapkan 1 Juta Liter Air Bersih untuk Warga

Agustina mengingatkan agar para ASN yang bertugas menjadikan pelayanan, keselamatan, dan kesehatan jamaah sebagai prioritas utama. “Ini amanah yang berat tapi mulia. Jadilah wajah pemerintah yang memberikan pelayanan terbaik, jaga kesehatan jamaah, dan utamakan keselamatan,” ujar wali kota, seperti yang telah diberitakan oleh sejumlah media lokal dan nasional.

Dari 63 ASN yang dikirim, mereka berasal dari beragam unsur penting dalam pelaksanaan haji, antara lain Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), serta Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Fungsi TKHD/TKHI adalah untuk memantau kondisi kesehatan jamaah dan memberikan pertolongan medis darurat sedangkan TPHD berperan dalam membimbing dan mengatur jamaah selama pelaksanaan rukun dan sunah haji.

Baca Juga: Pemkot Semarang Ajak Warga Rayakan Ulang Tahun ke‑479 dengan 17 Kado Hebat

Beberapa ASN juga ditempatkan di pos administrasi, koordinasi transportasi, dan pengawasan logistik selama jamaah berada di Arab Saudi.

Kehadiran petugas dari tingkat daerah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan informasi dan meningkatkan kenyamanan jamaah, khususnya bagi lanjut usia dan jamaah yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

Keberangkatan 63 ASN dari Pemkot Semarang sebagai petugas haji daerah ini merupakan bagian dari penyelenggaraan haji nasional, di mana Provinsi Jawa Tengah mendapat kuota haji yang mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2026.

Baca Juga: Keringanan Pajak Bumi dan Bangunan, Pemkot Semarang Beri Diskon 10 Persen

Data dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah menunjukkan bahwa kuota jamaah haji reguler provinsi mencapai puluhan ribu, ditambah dengan ribuan jamaah lansia prioritas dan ratusan petugas haji daerah, termasuk yang berasal dari kabupaten/kota seperti Semarang.

Penambahan petugas haji daerah dianggap sangat penting untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lebih teratur, aman, dan berdasarkan pendampingan langsung di lapangan.

Para ASN petugas haji daerah telah melalui serangkaian seleksi, pelatihan, serta persiapan teknis dan keagamaan sebelum mereka diberangkatkan.

Mereka diberikan materi mengenai protokol kesehatan di Arab Saudi, penanganan calon jamaah dengan komorbid tertentu, manajemen kepanikan, serta teknis bimbingan ibadah sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Baca Juga: Durasi Proyek Perbaikan Jalan Gombel Lama Semarang Dipangkas dari 7 Jadi 3–4 Bulan

Selain itu, Wali Kota Semarang juga menyampaikan bahwa kesempatan untuk menjadi petugas haji merupakan bagian dari pengabdian di luar aktivitas rutin sebagai pegawai negeri.

“Ini bukan hanya sekadar tugas, tetapi juga bagian dari ibadah dan pengabdian kepada masyarakat. Terus jaga integritas, disiplin, dan keikhlasan,” tegasnya.

Adanya 63 pegawai negeri dari Pemkot Semarang sebagai petugas haji daerah, diharapkan jamaah haji dari Kota Semarang akan mendapatkan dukungan yang lebih personal dan terorganisir selama berada di Tanah Suci.

Mereka bisa berperan sebagai penghubung antara keluarga jamaah di Indonesia dan petugas resmi di Arab Saudi, terutama saat menghadapi situasi darurat atau ada perubahan dalam rencana perjalanan selama musim haji.

Bagi pemerintah daerah, inisiatif ini juga merupakan bukti bahwa Pemkot Semarang tidak hanya terlibat dalam urusan administrasi haji di Indonesia, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kesejahteraan spiritual dan fisik jamaah hingga sampai di Tanah Suci.

Keberhasilan pelayanan haji tahun ini diharapkan dapat menjadi pedoman untuk perbaikan kualitas layanan haji di masa mendatang, baik di tingkat kota maupun provinsi.

Kehadiran 63 ASN dari Pemkot Semarang sebagai petugas haji daerah adalah bentuk dedikasi bertingkat, sebagai pegawai negeri, sebagai aparat pemerintah, dan juga sebagai pelayan jamaah di pusat ibadah haji.

Semoga peranan mereka tidak hanya membawa berkah bagi jamaah, tetapi juga semakin memperkuat citra Pemkot Semarang sebagai pemerintah daerah yang responsif, humanis, dan sangat berkomitmen terhadap pelayanan umat. (*)

Editor : Anita Fitriani
#Agustina Wilujeng #pemkot semarang #Haji 2026 #asn #Wali Kota Semarang