RADAR KUDUS – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura Demak, tepatnya di depan Puskesmas Gajah, Jalan Raya Semarang–Kudus Km 35+700.
Tepatnya di Desa Gajah, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa ini melibatkan sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan truk tronton yang melaju searah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim, menjelaskan kecelakaan bermula saat bus PO Widji Lestari bernomor polisi S-7537-UJ melaju dari arah Kudus menuju Semarang.
Saat tiba di lokasi kejadian, bus diduga kurang menjaga jarak dan kurang cermat memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk boks tronton Hino bernomor polisi B-9843-UEW yang melaju di jalur yang sama.
Bus tersebut dikemudikan Tiyok Deni Prasetyo (36), warga Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang.
Kendaraan itu diketahui berangkat dari Surabaya dengan tujuan Semarang. Saat kejadian, bus dilaporkan tidak membawa penumpang.
Benturan keras menyebabkan bagian depan bus mengalami kerusakan parah hingga ringsek.
Sopir sempat mengalami luka lecet pada kaki dan langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas Gajah.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Keterangan tambahan dari saksi di lokasi menyebutkan, kecelakaan terjadi saat kondisi jalan sedang diguyur hujan.
Salah satu penumpang mengaku bus melaju dengan kecepatan wajar sebelum insiden terjadi.
Sementara sopir bus menuturkan bahwa kecelakaan dipicu kendaraan lain yang tiba-tiba berputar arah di depan truk, sehingga truk mendadak menyalakan lampu sein ke kiri tanpa pengereman.
Kondisi itu membuat bus tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang truk.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur nasional Pantura sempat tersendat karena posisi bus melintang di badan jalan.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi menggunakan truk derek agar arus kendaraan kembali normal.
Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Demak untuk penyelidikan lebih lanjut.