KENDAL – Arus balik Lebaran 2026 di Jawa Tengah mendapat respons positif dari para pemudik.
Perbaikan infrastruktur jalan yang semakin merata serta dukungan fasilitas umum yang lebih baik dinilai membuat perjalanan tahun ini terasa lebih aman, nyaman, dan lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah pemudik yang melintasi wilayah Jawa Tengah mengaku merasakan langsung peningkatan tersebut.
Kondisi jalan yang lebih mulus serta fasilitas pendukung yang memadai menjadi faktor utama kenyamanan perjalanan.
Haikal Faiz (18), pemudik asal Grobogan yang menuju Jakarta, mengungkapkan bahwa kualitas jalan saat ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu.
Ia menyebut masih ada beberapa titik yang perlu diperbaiki, namun secara keseluruhan kondisi jalan sudah jauh lebih layak.
Ia menyampaikan hal itu saat beristirahat di sebuah SPBU di kawasan Jalan Lingkar Weleri, Kendal, Selasa (24/3/2026).
Pengendara sepeda motor tersebut juga menilai fasilitas umum seperti masjid dan SPBU kini lebih terjaga kebersihannya.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat membantu pemudik untuk beristirahat dengan nyaman selama perjalanan.
Meski demikian, Haikal berharap perbaikan jalan terus dilakukan, terutama di titik-titik yang masih mengalami kerusakan.
Ia juga mengusulkan penambahan posko mudik di lokasi strategis untuk mengantisipasi kepadatan.
Pendapat serupa disampaikan Tio Setiawan (36), pemudik asal Banjarnegara tujuan Jakarta.
Ia menilai kualitas jalan pada arus mudik maupun balik tahun ini semakin baik, sehingga perjalanan terasa lebih lancar.
Ia mengungkapkan hal tersebut saat singgah di Rest Area KM 424 Jatingaleh, Kota Semarang.
Menurutnya, meskipun sempat melihat beberapa kejadian di jalan, hal itu tidak terlalu memengaruhi kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.
Sementara itu, Ken Aditya (40), pemudik asal Sumenep yang juga menuju Jakarta, menilai kondisi jalur di Jawa Tengah dalam keadaan sangat baik.
Ia menyebut perjalanan dari Solo hingga Semarang, bahkan dari arah Cirebon, dapat dilalui tanpa kendala berarti karena kondisi jalan yang mulus.
Ken juga mengapresiasi fasilitas rest area yang dinilai lengkap dan terawat, mulai dari tempat ibadah hingga area kuliner.
Ia bahkan sempat menyempatkan diri singgah di Solo untuk berwisata ke Keraton Surakarta dan menikmati kuliner khas daerah tersebut.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan layanan kesehatan tetap siaga selama masa mudik dan arus balik.
Petugas kesehatan di Posko Mudik Exit Tol Weleri, Kendal, Marlina, menjelaskan bahwa layanan dibuka sejak 16 hingga 25 Maret 2026 dan beroperasi selama 24 jam.
Ia menyebut setiap shift dijaga oleh dua petugas, dengan layanan yang umumnya dimanfaatkan pemudik untuk pemeriksaan kesehatan ringan seperti pengecekan tekanan darah.
Ia juga menambahkan bahwa kunjungan di posko exit tol relatif lebih sepi dibandingkan rest area, seiring penerapan rekayasa lalu lintas satu arah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati di perjalanan, menjaga kondisi tubuh, serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia demi keselamatan.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya dalam keadaan baik dan minim keluhan.
Ia juga menyebut angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan, yang menurutnya tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. (*)
Editor : Ali Mustofa