Kendaraan besar tersebut diduga mengalami hilang kendali hingga menabrak tiga bangunan di tepi jalan. Peristiwa itu mengakibatkan sopir truk meninggal dunia.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, arus kendaraan sempat dialihkan sementara selama proses evakuasi berlangsung.
Baca Juga: Hembusan Angin, Nikmat Besar yang Jarang Disadari Manusia
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap pengemudi yang tertimbun reruntuhan bangunan.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB dan langsung dievakuasi ke RSUD Tidar.
Setelah proses evakuasi korban selesai, petugas melanjutkan pembersihan material bangunan yang rusak akibat tabrakan.
Kasat Lantas Polresta Magelang Kompol Nyi Ayu Fitria Facha menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di kilometer 15 pada jalur yang dikenal memiliki banyak tikungan.
Truk Nissan tronton bernomor polisi H 8894 OA melaju dari arah Salatiga menuju Magelang, namun tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak bangunan di sisi kiri jalan.
“Ada satu korban jiwa, yakni sopir truk boks,” ujar Ayu di lokasi kejadian.
Ia mengungkapkan, korban merupakan pengemudi berinisial S (55), warga Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Korban ditemukan dalam kondisi tertimpa puing tembok bangunan yang tertabrak.
Baca Juga: Angin dan Hujan Bukan Sekadar Fenomena Alam, Ini Rahasia di Baliknya
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami cedera kepala serta patah tulang pada kaki kanan.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan tidak ditemukan bekas pengereman di lokasi kecelakaan.
Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi saat melintasi jalur tersebut.
Menurut Ayu, faktor lain yang mungkin memicu kecelakaan adalah ketidaktahuan pengemudi terhadap kondisi jalan yang berkelok di wilayah kilometer 15 tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk pemeriksaan teknis kendaraan dan kemungkinan adanya unsur kelalaian pengemudi.
Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk Antar Lille Singkirkan Red Star, Melaju ke 16 Besar Liga Europa
Dalam kejadian itu, truk menabrak tiga bangunan milik warga. Benturan keras menyebabkan kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan rumah yang terdampak.
Ayu menambahkan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan serta mengamankan muatan truk berupa susu yang tercecer di sekitar lokasi.
Pihak perusahaan ekspedisi juga telah dihubungi dan dijadwalkan mendatangi kantor unit laka Jagoan.
“Pukul 13.00 nanti akan dilakukan pembersihan lokasi kecelakaan bersama Polresta, Polsek, tim SAR, dan damkar,” jelasnya.
Sementara itu, Rescuer Basarnas Unit Borobudur, Ryan Aris Permana, menyampaikan pihaknya menerima laporan kecelakaan tunggal di ruas Jalan Salatiga–Magelang sekitar pukul 05.00 WIB.
Tim kemudian diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen bersama tim gabungan dan berupaya mencari pengemudi yang diduga terjepit di dalam kabin dengan metode ekstrikasi.
Namun setelah pencarian selama satu jam, korban belum berhasil ditemukan sehingga proses pencarian dihentikan sementara sambil menunggu evakuasi truk.
Usai kendaraan berhasil dipindahkan, tim kembali melanjutkan pencarian.
Sekitar 15 menit kemudian, pengemudi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimbun puing bangunan rumah.
Ryan menyebutkan, total proses penanganan kejadian berlangsung sekitar tiga setengah jam.
Kendala utama yang dihadapi petugas adalah sulitnya akses lokasi serta proses pencarian yang terhambat karena kendaraan menabrak bangunan.
Editor : Ali Mustofa