Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kesiapan Infrastruktur Tinggi, Jawa Tengah Optimistis Arus Mudik Lebaran Aman

Ali Mustofa • Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:23 WIB

Photo
Photo

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (pemprov) Jawa Tengah terus mempercepat persiapan infrastruktur jelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Dengan prediksi jutaan pemudik melintasi wilayahnya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya penyelesaian perbaikan jalan sebelum puncak arus mudik.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Semarang, Jumat (20/2/2026), bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Ahmad Luthfi menyebut Jawa Tengah sebagai titik vital perlintasan nasional.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Bapokting, Pemprov Jateng Luncurkan GPM hingga Operasi Pasar

“Hari ini, semua arus mudik dan balik dari Jawa Timur, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta melewati wilayah Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi.

Berdasarkan estimasi Kementerian Perhubungan, sekitar 17,7 juta orang diperkirakan akan memasuki Jawa Tengah selama Lebaran 2026.

Secara nasional, provinsi ini juga menjadi salah satu tujuan favorit, dengan total pergerakan diperkirakan mencapai 38,71 juta orang.

Untuk menghadapi lonjakan pemudik, Pemprov memfokuskan pemeliharaan jalan provinsi sepanjang hampir 2.200 kilometer.

Saat ini tingkat kemantapan jalan mencapai 94 persen, dengan perhatian utama pada perawatan rutin dan penanganan kerusakan secara cepat.

Gubernur Ahmad Luthfi mengungkapkan terdapat 4.817 titik lubang yang disebabkan oleh usia jalan dan cuaca ekstrem.

“Semua titik ini masuk prioritas perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat. Proses perbaikan sudah dimulai,” ujarnya.

Baca Juga: Tekan Genangan dan Kerusakan Jalan, Pemprov Jateng Perluas Program Sumur Resapan

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menekankan kesiapan menyeluruh harus rampung sebelum puncak mudik.

Ia meminta perbaikan di jalur utama, terutama Pantura, selesai paling lambat H-10 Lebaran untuk meminimalkan kemacetan dan risiko kecelakaan.

“Kita memiliki waktu terbatas menjelang Lebaran. Pastikan semua persiapan mudik dan balik ditangani dengan baik agar masyarakat aman sampai tujuan,” tegas Lasarus.

Ia menambahkan, infrastruktur di Jawa Tengah termasuk yang terbaik di Indonesia.

Dengan tingkat kemantapan jalan provinsi yang sudah mencapai 94 persen, hampir setara dengan jalan nasional yang 97 persen.

Baca Juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Grobogan, Pemprov Jateng Pastikan Penanganan Terkoordinasi

“Artinya, hanya tersisa 3 persen lagi. Kami yakin Pak Gubernur dapat memastikan jalan provinsi siap 100 persen,” katanya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan Posko Angkutan Lebaran akan beroperasi pada 13–30 Maret 2026 selama 18 hari.

Tahun ini, Idulfitri berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga koordinasi lintas sektor menjadi kunci pengelolaan dua momentum besar tersebut.

“Perlu perhatian bersama agar kedua momentum besar ini berjalan lancar,” kata Dudy. Dengan dukungan pemerintah pusat dan DPR RI, Pemprov Jawa Tengah optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan terkendali. (*)

Editor : Ali Mustofa
#pemprov jateng #Ahmad Luthfi #gubernur #perbaikan jalan