Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sidak Tanah Amblas di Ungaran, Gubernur Ahmad Luthfi Instruksikan Dinsos dan PUPR Bertindak Cepat

Zainal Abidin RK • Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:04 WIB

Photo
Photo

KABUPATEN SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung lokasi tanah amblas di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (13/2/2026).

Dalam perjalanan menuju Solo, ia bahkan memilih keluar di gerbang Tol Ungaran untuk memastikan kondisi warga terdampak serta percepatan penanganannya.

Kedatangan tersebut dilakukan setelah ia menerima laporan mengenai peristiwa tanah amblas yang mengancam sejumlah rumah. Setibanya di lokasi, Ahmad Luthfi segera berdialog dengan warga dan mengecek langsung titik amblesan tanah.

Mendengar informasi adanya longsor, ia langsung meminta ditunjukkan lokasi terdampak. Warga yang tak menyangka kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu pun mengantarkannya ke titik kejadian.

Berdasarkan penuturan warga, insiden terjadi pada Kamis siang (12/2/2026) saat hujan deras mengguyur wilayah Ungaran.

Aliran air dari kebun di bagian atas perumahan mengarah deras ke permukiman. Tak lama berselang, tanah di halaman rumah milik Sukarno dan Imam ambles hingga menyebabkan bangunan retak dan sebagian menggantung.

Melihat kondisi tersebut, Ahmad Luthfi menilai rumah-rumah itu sudah tidak layak huni karena membahayakan keselamatan penghuninya. Ia menyarankan agar warga segera mengungsi demi keamanan.

Gubernur kemudian menghubungi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, untuk segera datang ke lokasi guna membahas langkah penanganan bersama.

Ia menekankan pentingnya koordinasi cepat antara pemerintah kabupaten dan provinsi, termasuk pemetaan kebutuhan warga serta dukungan yang dapat diberikan pemerintah provinsi.

Tak lama kemudian, ia juga menghubungi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah. Keduanya diperintahkan segera turun ke lokasi guna memberikan bantuan sosial sekaligus penanganan teknis.

Ia memastikan seluruh warga dalam satu gang terdampak mendapat perhatian dan bantuan. Selain itu, ia meminta penanganan segera dilakukan agar potensi longsor tidak meluas ke area lain. Ketua RT setempat, Rinto, juga diminta aktif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kebutuhan mendesak warga.

Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Penanganan tidak hanya difokuskan pada bantuan darurat, tetapi juga langkah mitigasi jangka menengah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi mengingat kawasan perumahan berada di kontur perbukitan yang rawan pergerakan tanah. Pemerintah memastikan respons cepat dan terpadu dilakukan guna menjamin keamanan serta kenyamanan warga terdampak. (*)

Editor : Zainal Abidin RK
#Ahmad Luthfi #dinsos #Gus yasin #pengamanan