Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Truk Bermuatan Pasir Mundur Tak Terkendali Terjun ke Jurang di Jembatan Jlegung Semarang, Satu Korban Meninggal

Ali Mustofa • Senin, 9 Februari 2026 | 11:56 WIB

BUTUH WAKTU LAMA : Tim Satlantas Polres Semarang bersama BPBD saat melakukan evakuasi truk yang masuk jurang di wilayah Bedono Kecamatan Jambu Minggu (8/2/2026).
BUTUH WAKTU LAMA : Tim Satlantas Polres Semarang bersama BPBD saat melakukan evakuasi truk yang masuk jurang di wilayah Bedono Kecamatan Jambu Minggu (8/2/2026).

RADAR KUDUS – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Jambu, tepatnya di Jembatan Jlegung, Dusun Lendoh, Desa Bedono, pada Minggu (8/2/2026) siang.

Sebuah truk dilaporkan terjun ke jurang di sisi jalan, memicu kemacetan panjang hingga mencapai sekitar empat kilometer.

Warga setempat, Hilman Anjar (29), menuturkan bahwa truk berwarna jingga tersebut diduga tidak mampu menanjak.

Baca Juga: Hadapi Persak Kebumen, PSIR Rembang Dihantui Masalah Penjaga Gawang

Kendaraan kemudian berjalan mundur sebelum akhirnya terperosok ke jurang. “Kemungkinan tidak kuat saat menanjak,” ujarnya.

Hingga pukul 19.30 WIB, proses evakuasi masih dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Semarang.

Petugas terpaksa memberlakukan sistem buka tutup jalur agar arus kendaraan tetap bisa melintas.

Namun, kepadatan sulit dihindari lantaran evakuasi truk juga menyita perhatian warga yang berkerumun di sekitar lokasi.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni truk dump bermuatan pasir dan truk bak kayu yang melaju searah dari Temanggung menuju Bawen.

Baca Juga: Hector Souto Dipastikan Tetap Tangani Timnas Futsal Indonesia hingga Piala Dunia 2028

“Kecelakaan ini menyebabkan satu korban jiwa. Pengemudi truk bak kayu meninggal dunia di tempat karena terjepit dump truk bermuatan pasir,” jelas AKP Lingga.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Iptu Handriani memaparkan kronologi kejadian.

Truk dump bernomor polisi B 9850 TYV yang dikemudikan Prayitno (60), warga Kabupaten Demak, mengalami gagal menanjak hingga mesin mati.

Saat itu, sopir berusaha mengerem, namun kendaraan tetap meluncur mundur.

Di belakangnya melaju truk bak kayu bernopol B 9728 TDC yang dikemudikan Santoso (45), warga Kabupaten Gunungkidul.

Karena jarak yang terlalu dekat, truk tersebut tak sempat menghindar dan akhirnya tertabrak truk dump yang mundur.

Akibat benturan itu, truk bak kayu terperosok ke parit sedalam kurang lebih lima meter.

“Dampak kejadian ini menyebabkan antrean panjang di jalur utama penghubung Semarang–Yogyakarta. Untuk mengurai kemacetan, selama proses evakuasi kami menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup dua arah,” pungkasnya.

 
 
 
Editor : Ali Mustofa
#kendaraan #meninggal #semarang #kecelakaan #kemacetan #truk