Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gempa Dini Hari, Perjalanan Kereta di Wilayah Daop 4 Sempat Dihentikan

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 6 Februari 2026 | 12:53 WIB
BERHENTI: Salah satu KA saat menghentikan laju perjalanan.
BERHENTI: Salah satu KA saat menghentikan laju perjalanan.

GROBOGAN- Gempa bumi dini hari, Jumat (6/2/2026), membuat KAI Daop 4 Semarang menghentikan sementara perjalanan kereta api sebagai langkah pengamanan keselamatan operasional.

Gempa dirasakan pada pukul 01.09 WIB di wilayah pengendalian. Sebagai bagian dari prosedur keselamatan, seluruh perjalanan kereta api langsung dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) sambil menunggu hasil pemeriksaan kondisi prasarana perkeretaapian di lapangan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa koordinasi langsung dilakukan sesaat setelah gempa terjadi.

“Pada pukul 01.09 WIB, KAI Daop 4 Semarang segera berkoordinasi dengan unit terkait. Seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menunggu laporan dari petugas mengenai kondisi prasarana,” ujar Luqman.

Penghentian sementara ini dilakukan untuk memastikan jalur rel, jembatan, dan seluruh infrastruktur perkeretaapian benar-benar dalam kondisi aman dan layak dilalui sebelum operasional kembali dijalankan.

Hasil pemeriksaan petugas di lapangan menyatakan bahwa seluruh prasarana perkeretaapian di wilayah terdampak gempa dinyatakan aman pada pukul 02.16 WIB.

“Selama masa pengecekan kondisi prasarana, terdapat 14 perjalanan kereta api yang harus Berhenti Luar Biasa, terdiri dari 10 KA penumpang dan 4 KA barang,” tambah Luqman.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prinsip utama dalam setiap keputusan operasional KAI.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang merupakan prioritas utama KAI. Setiap potensi risiko harus dipastikan aman terlebih dahulu sebelum perjalanan kembali dioperasikan,” tegasnya.

KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penghentian sementara tersebut. 

KAI memastikan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan di lapangan, serta akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai perkembangan kondisi prasarana dan operasional perjalanan kereta api.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan berorientasi pada keselamatan pelanggan dalam setiap situasi. (int)

Editor : Ali Mustofa
#grobogan #PT KAI Daop 4