RADAR KUDUS – Suasana sepi di ruas Tol Solo–Ngawi, tepatnya di KM 544, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, berubah menjadi mencekam pada Senin (19/1/2026) dini hari.
Sebuah bus AKAP milik PO Rosalia Indah dengan nomor polisi AD 7404 QA terbakar hebat dan hangus dilalap api.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 00.13 WIB. Saat itu bus yang dikemudikan Sudedi (49) melaju dari arah Malang.
Sesampainya di lokasi kejadian, bus menunjukkan tanda-tanda gangguan. Sopir kemudian menepi dan memeriksa bagian belakang kendaraan.
Namun, tak lama setelah itu api langsung membesar dan cepat merambat ke seluruh bagian bus, diduga akibat korsleting pada sistem kelistrikan.
Kepulan asap putih pekat membubung tinggi, menembus kegelapan malam di bawah sorotan lampu jalan tol.
Petugas pemadam kebakaran tampak berupaya keras menjinakkan api yang terus menyala di aspal tol.
Sementara bus yang sudah dalam kondisi kritis terus dilalap api, terutama pada bagian bawah sasis dan interiornya.
Body bus yang biasanya tampak megah, kini berubah menjadi kerangka hitam akibat panas ekstrem.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen, Tomy Isharyanto, menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan beberapa unit pemadam, termasuk Unit Double Cabin, Unit 07, dan Unit 5 Hino.
Baca Juga: KPK Seret Pejabat Pati: Camat Jaken dan Kades Diperiksa di Rembang, Bupati Sudewo Diusut di Kudus
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
“Kendala utama di lapangan adalah sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran di jalan tol,” ujarnya.
Meski bus hangus terbakar, seluruh penumpang dan awak bus dilaporkan selamat. Kejadian ini sempat membuat panik karena asap dan api cepat menyebar.
Insiden juga menyebabkan kemacetan panjang di ruas tol karena petugas melakukan sterilisasi area hingga api benar-benar padam sekitar pukul 02.08 WIB.
Salah satu penumpang, Fiki (41), mengungkapkan detik-detik mencekam sebelum bus terbakar.
Baca Juga: Hujan Deras Berkepanjangan, Terminal Jati Kudus Tergenang Banjir Setinggi 50 Cm, Akses TergangguBaca Juga: Hujan Deras Berkepanjangan, Terminal Jati Kudus Tergenang Banjir Setinggi 50 Cm, Akses Terganggu
Ia mengaku sejak dari Caruban sudah tercium bau seperti solar yang menyengat.
Bus sempat berhenti beberapa kali untuk pengecekan, namun bau aneh tetap tercium hingga akhirnya bus mengeluarkan asap tebal dan terbakar.
“Kami langsung turun begitu melihat asap. Alhamdulillah semua selamat,” kata Fiki.
Kebakaran bus ini mengakibatkan kendaraan ludes menjadi bangkai besi.
Namun, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Petugas Jasa Marga juga membantu koordinasi dan melaporkan kejadian kepada pihak damkar.
Tomy menegaskan, meski seluruh mesin bus terbakar, penumpang berhasil dievakuasi.
“Tidak ada korban jiwa. Akibat kebakaran ini, arus lalu lintas sempat tersendat,” tambahnya.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan, terutama sistem kelistrikan, sebelum melintasi jalan tol.
Editor : Ali Mustofa