PEKALONGAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak Sabtu dinihari menyebabkan jalur kereta api (KA) antara Stasiun Pekalongan dan Sragi tergenang air.
Kondisi ini membuat perjalanan KA di lintasan tersebut harus dihentikan sementara karena dinilai berbahaya untuk dilewati.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan genangan air di atas rel telah mencapai ketinggian hingga batas kepala rel, dengan beberapa titik bahkan menembus 10 sentimeter di atas permukaan rel.
Baca Juga: Kenaikan Harga Emas pada Sabtu 17 Januari: Galeri24 Rp2,695 Juta dan UBS Rp2,749 Juta per Gram
"Jalur ini tidak aman dan berpotensi membahayakan perjalanan KA, sehingga sementara waktu ditutup," ujarnya saat dihubungi di Semarang, Sabtu.
Akibat banjir tersebut, sejumlah perjalanan kereta yang melintasi Pantura Jawa Tengah mengalami gangguan.
Di antara KA yang terdampak adalah KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium, KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya, dan KA Dharmawangsa.
PT KAI memastikan timnya terus memantau kondisi genangan air sekaligus melakukan berbagai upaya mitigasi untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta.
Luqman menegaskan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, sehingga penutupan jalur ini adalah langkah antisipatif.
Lebih lanjut, pihak PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan ini, serta mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan kereta.
Editor : Ali Mustofa