RADAR KUDUS - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertemper Kereta Api Harina di perlintasan sebidang Desa Tosari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (15/12/2025) sore.
Insiden maut itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa pelat nomor.
Saat kejadian, KA Harina jurusan Bandung–Surabaya melintas dan menabrak sepeda motor korban yang nekat menyeberang rel.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kendal AKP Panji Yugo Putranto mengatakan, kecelakaan diduga kuat dipicu kelalaian pengendara yang tidak mengindahkan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api.
“Diduga korban menerobos perlintasan ketika kereta sudah sangat dekat, sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar Panji.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr Soewondo Kendal untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut terjadi di jalan sebidang tanpa palang pintu. Kereta api Harina dengan nomor lokomotif CC 206 1310 diketahui melaju dari arah barat menuju timur.
Korban kemudian teridentifikasi bernama Ngasman (60), warga Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal.
Baca Juga: Pemugaran Gunung Padang Jadi Bukti Keseriusan Negara Jaga Warisan Sejarah
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda Heru Ardiantoro menjelaskan, saat kereta melintas, korban tiba-tiba menyeberang rel di lokasi kejadian.
“Pengendara motor muncul dan menyeberang rel di jalan sebidang tanpa palang pintu. Akibatnya tertabrak kereta dan terpental ke sisi rel,” jelas Heru.
Sepeda motor korban bahkan terpental hingga sekitar 200 meter dari titik tabrakan.
Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir rel. Jalur tersebut diketahui kerap digunakan warga untuk melintas.
“Dugaan sementara, korban kurang berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api,” tambah Heru.
Baca Juga: Polemik Kapten Timnas Indonesia saat Lawan Tiongkok, Shin Tae-yong: Tidak Ada Masalah Internal
Usai menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim PMI Kendal segera melakukan evakuasi.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi.
Korban mengalami luka robek di kepala serta sejumlah luka lecet di tangan dan kaki. Hingga kini, jenazah masih berada di RSUD Soewondo Kendal.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan mematuhi aturan keselamatan, khususnya saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu guna mencegah kejadian serupa terulang.