Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Motor Vs Truk di Sragen, Satu Meninggal di Tempat dan Dua Alami Luka Berat, Innalillahi...

Ali Mustofa • Kamis, 4 Desember 2025 | 21:33 WIB

Ilustrasi korban tewas
Ilustrasi korban tewas

RADAR KUDUS - Kecelakaan maut terjadi di jalur utama Solo–Ngawi, tepatnya di Kebayanan Pedakan, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen, pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 04.44 WIB.

Insiden yang melibatkan sepeda motor dan sebuah truk itu menewaskan satu orang di tempat kejadian, sementara dua lainnya, termasuk seorang anak enam tahun, mengalami luka berat.

Korban meninggal diketahui bernama Sukini (56), warga Kedunggandu, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang.

Baca Juga: Kebakaran di Tai Po Hong Kong: 9 WNI Meninggal, Proses Identifikasi Masih Berlangsung

Saat kejadian, ia tengah berboncengan dengan dua anggota keluarganya, yaitu Anggun Wiwit Widayanti (28) dan Syakila Almaira Altafunisa (6).

“Kami menerima laporan dari Call Center PSC 119 Sukowati pada pukul 04.44 WIB terkait kecelakaan di Jalan Raya Solo–Ngawi, tepatnya di sisi barat Puskesmas Ngrampal,” ujar Ketua PMI Kabupaten Sragen, Utami Dewi Masithoh.

Mendapatkan laporan tersebut, tim PMI Sragen langsung bergerak cepat menggunakan Ambulans Alfa 02.

Setiba di lokasi, petugas menemukan ketiga korban tergeletak dengan kondisi luka yang sangat berat.

Sukini dinyatakan meninggal dunia di tempat, sedangkan dua korban lainnya masih sadar namun mengalami cedera serius.

“Petugas segera melakukan evakuasi dan tindakan medis darurat. Korban Sukini dibawa menggunakan Ambulans Rescue Medic Alfa 02 PMI Sragen ke ruang forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro,” jelas Utami.

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Terbaru: Ini Daftar Tarif Pertamina per 4 Desember 2025

Sementara itu, Anggun dan putrinya Syakila dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Ngrampal menuju IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, apalagi saat melintas di jalur ramai pada waktu-waktu dini hari,” tambahnya.

Kepala Desa Wonotolo, Mukhlisin, membenarkan bahwa para korban merupakan warganya.

Ia menduga keluarga tersebut sedang dalam perjalanan untuk berbelanja ke pasar karena pekerjaan sehari-hari mereka adalah berdagang bumbu dapur dan sayuran.

“Biasanya mereka membeli bumbu pecel dan sayuran untuk dijual lagi, kemungkinan pagi itu sedang dalam perjalanan belanja,” ujarnya.

Editor : Ali Mustofa
#PMI #kecelakaan maut #sepeda motor #sragen #truk