RADAR KUDUS – Kecelakaan serius terjadi di ruas jalan Boyolali–Solo, tepatnya di simpang tiga Wika, Dukuh Rejosari, Desa/Kecamatan Mojosongo, pada Kamis (20/11) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan mobil pick up Mitsubishi L300 dengan nomor polisi W 8047 UO dan sebuah truk bermuatan dengan nomor polisi AG 8863 UP.
Akibat benturan keras, pengemudi L300, Yahya Aziz Ardianto, 22, warga Selogringging, Tulung, Kecamatan Tulung, mengalami luka parah pada kepala dan kaki. Korban sempat dibawa ke RSUD Boyolali, namun nyawanya tidak tertolong.
Baca Juga: UPDATE Kasus Kematian Dosen Untag di Hotel Semarang: Propam Tetapkan AKBP B Melanggar Etik
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, L300 melaju dari arah Barat menuju Timur (Boyolali–Solo).
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga menerobos lampu merah.
Pada saat bersamaan, dari arah sebaliknya, truk Mitsubishi warna merah yang dikemudikan Achmad Nurcholis, 58, asal Tulungagung, tengah melaju dari Timur ke Barat dan bersiap berbelok ke kanan.
“Dari arah utara, lampu traffic light sudah menunjukkan merah, sedangkan jalur truk mendapat lampu hijau,” ungkap Budi kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (20/11).
Dahsyatnya benturan membuat bodi L300 rusak berat, terutama di bagian kabin, hingga sopir sempat terjepit sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.
Truk pun ikut terguling akibat kerasnya tabrakan.
Boks di bagian belakang L300 terlepas, sementara muatan jerigen dari truk berhamburan di jalan.
Baca Juga: Update Harga BBM 20 November 2025: Dua Jenis Nonsubsidi Alami Kenaikan
Saat kejadian, pick up L300 hanya ditumpangi pengemudi seorang diri.
Begitu pula truk, yang hanya dikemudikan satu orang dan beruntung tidak mengalami luka serius.
Kabid Damkar Boyolali, Supriyono, mengatakan pihaknya turut membantu proses evakuasi dan pembersihan lokasi kejadian.
“Petugas melakukan pemotongan kabin yang ringsek, mengangkat material, serta membersihkan pecahan kaca dan sisa kecelakaan,” ujarnya.
Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam serta perlengkapan evakuasi seperti alat pemotong besi untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Editor : Ali Mustofa