RADAR KUDUS – Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Tol Srondol–Jatingaleh KM 430, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Sebuah truk tronton bermuatan tepung terguling akibat tidak mampu melewati jalan menanjak.
Peristiwa tersebut pertama kali ramai setelah akun Instagram @kejadiansmg membagikan rekaman kejadian.
Baca Juga: Gagal Menanjak, Truk Tronton Muat Tepung Terguling di Tol Semarang, Timbulkan Kemacetan 11 Jam
Dalam unggahan itu terlihat truk terbalik dan menutup sebagian badan jalan.
“Kecelakaan di Tanjakan Tol Tembalang. Truk terguling. Lalu lintas tersendat hingga Jatingaleh,” tulis akun itu pada Rabu (19/11/2025).
Saat dikonfirmasi, Kasubnit II Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 23.50 WIB.
“Lokasinya di KM 430.500 Tol Semarang Srondol–Jatingaleh, Kecamatan Tembalang,” terang Novita.
Menurutnya, truk tronton yang dikemudikan Heriawan (49) itu melaju dari Muktiharjo menuju Tembalang sebelum akhirnya kehilangan daya saat menanjak.
“Diduga tidak kuat menanjak, kendaraan mundur dan kemudian terguling ke sisi kiri sehingga terjadi kecelakaan tunggal,” ujarnya.
Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang lainnya, Iptu Rio Widianto, menambahkan bahwa insiden tersebut tidak melibatkan kendaraan lain.
“Saat ini evakuasi dilakukan menggunakan dua crane. Truk bermuatan tepung 35 ton. Tidak ada korban jiwa. Kejadian murni karena tidak kuat menanjak,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, Tol Semarang Srondol–Jatingaleh sempat mengalami kemacetan hingga sekitar 11 jam pada Rabu (19/11/2025).
Truk yang terguling melintang hampir menutup satu jalur sehingga arus lalu lintas tersendat.
Peristiwa tersebut melibatkan truk Hino Tronton milik PT Berkat Mandiri Expedisi dengan nomor polisi T-9276-DI.
Pengemudi truk, Heriyawan, merupakan warga Dusun Krajan, Kelurahan Cirejag, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Baca Juga: Gagal Deal dengan Malut United, PSIS Semarang Akhirnya Diambil Alih Istri Bos Persela Lamongan
Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menyampaikan bahwa truk membawa muatan tepung dari Jakarta dan sedang menuju ke selatan saat insiden terjadi.
“Berdasarkan keterangan sopir, faktor cuaca dan beban yang berat membuat truk tidak kuat menanjak, lalu mundur dan terguling,” jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan material pada truk. Satu lajur tol sempat tertutup karena posisi truk yang melintang.
“Memang ada antrean, tetapi masih bisa bergerak. Satu lajur kami buka sehingga kendaraan tetap mengalir meskipun lambat,” katanya.
Untuk mengurangi kepadatan, petugas melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus ke jalur arteri melalui Gombel.
Setelah evakuasi selesai, arus lalu lintas kembali normal.
“Kepadatan sempat sampai exit Jatingaleh. Pengalihan arus ke arteri kami lakukan sampai kondisi normal kembali,” jelasnya.
Proses evakuasi truk menggunakan crane dilakukan sekitar pukul 11.00 siang.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Evakuasi sudah selesai dan arus tol sudah normal. Truk juga sudah dipindahkan dari TKP,” tutup Yunaldi.
Editor : Ali Mustofa