Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ditemukan Tanpa Busana di Kamar Hotel, Penyebab Kematian Dosen Untag Semarang Masih Misteri

Ali Mustofa • Rabu, 19 November 2025 | 18:12 WIB

Jenasah Dosen Untag Semarang dievakuasi dari kamar hotel
Jenasah Dosen Untag Semarang dievakuasi dari kamar hotel

RADAR KUDUS – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah ikut mendalami kasus meninggalnya seorang dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang berinisial D.

Perempuan berusia 35 tahun itu ditemukan tak bernyawa di sebuah hotel di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Sejumlah pihak telah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi kejadian.

Baca Juga: Kematian Dosen Untag Semarang di Kamar Hotel Tanpa Busana Dinilai Janggal, Alumni Desak Polisi Ungkap Tuntas

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menjelaskan bahwa penyelidikan awal tetap berada di bawah Polrestabes Semarang.

Namun Propam juga turun langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan dari berbagai sumber.

“Propam mengumpulkan informasi dari pemberitaan, saksi-saksi, rekan dosen, maupun pihak hotel,” jelasnya, Selasa (18/11/2025).

Menurutnya, Paminal kini menelusuri berbagai informasi yang masuk dan melakukan pemeriksaan secara bertahap.

“Prinsipnya, Paminal menindaklanjuti semua informasi. Prosesnya masih berjalan, kami mengumpulkan keterangan satu per satu,” katanya.

Pihak kepolisian juga tengah mengecek apakah ada potensi pelanggaran etik dalam peristiwa tersebut. Informasi dan bukti masih dikumpulkan sebelum dilakukan analisis lebih jauh.

“Setelah seluruh data lengkap, barulah dilakukan penilaian. Termasuk informasi terkait sosok B yang banyak dibicarakan,” lanjut Artanto.

Baca Juga: Gagal Deal dengan Malut United, PSIS Semarang Akhirnya Diambil Alih Istri Bos Persela Lamongan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio, menambahkan bahwa pria yang berada satu kamar dengan korban turut dimintai klarifikasi.

“Semua yang terkait dengan TKP diperiksa. Korban sendiri masih dalam proses autopsi,” ujar Dwi.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan ditemukan meninggal di sebuah hotel di Gajahmungkur.

Kapolsek Gajahmungkur, AKP Nasoir, menyampaikan bahwa D, perempuan asal Purwokerto berusia 35 tahun, ditemukan sekitar pukul 04.30 WIB.

Ia menginap bersama seorang pria, meski polisi belum dapat memastikan status hubungan keduanya.

Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik 2025 Melejit, BYD Kuasai Daftar Terlaris!

“Kami belum bisa memastikan apakah pria itu pacarnya. Yang jelas mereka satu kamar,” ucap Nasoir.

Pria tersebut dimintai keterangan, namun tidak diamankan. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit.

“Dua hari sebelumnya, korban sempat berobat dua kali berturut-turut ke Tlogorejo. Dokter menyarankan rawat jalan,” tambahnya.

Hasil pemeriksaan awal oleh Inafis dan dokter RSUP Dr Kariadi tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Belakangan diketahui bahwa perempuan yang meninggal tersebut merupakan dosen hukum pidana di Untag Semarang, berinisial DLL, warga Kedungmundu, Tembalang.

Temuan ini kemudian memicu perhatian Komunitas Muda Mudi Alumni Untag Semarang.

Ketua Umum komunitas, Jansen Henry Kurniawan, menilai ada kejanggalan yang perlu diungkap, terutama karena jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang anggota Polri.

“Kami menilai peristiwa ini tidak biasa. Yang pertama menemukan justru oknum polisi bagian Dalmas, yang tidak terkait dengan penanganan pidana,” ujar Jansen.

Baca Juga: Harga Emas Antam Meroket Lagi, Tembus Rp 2,34 Juta per Gram

Korban ditemukan tanpa busana di dalam kamar 210. Pria yang melaporkan temuan itu adalah AKBP B (56), Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng, yang diketahui sudah berkeluarga dan tinggal di kawasan Kedungmundu.

Menurut Jansen, korban sebelumnya pernah bercerita mengenai sosok polisi tersebut.

“Kami tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Namun dugaan adanya kedekatan antara keduanya tidak bisa dikesampingkan,” tegasnya.

Pihak alumni meminta agar penyelidikan dilakukan secara terbuka.

“Kami mendesak polisi mengungkap kasus ini seterang-terangnya dan tidak menutupi siapa pun,” ujarnya.

Baca Juga: Update Harga BBM 19 November 2025: Dua Jenis BBM Non Subsidi Alami Kenaikan

Hingga kini, penyelidikan dilakukan oleh Satreskrim Polrestabes Semarang, Bid Propam, dan Paminal Polda Jateng.

Berbagai keterangan—baik dari pihak hotel, rekan korban, maupun saksi lain—masih dikumpulkan.

Kabidhumas Kombes Artanto menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap AKBP B juga dilakukan.

“Paminal menindaklanjuti seluruh informasi, termasuk mengenai B. Saat ini masih proses pengumpulan bahan keterangan,” ujarnya.

Sementara penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit.

“Semua informasi kami terima dan ditelusuri. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan mendalam,” pungkas Artanto.

Editor : Ali Mustofa
#untag #dosen #polda jateng #polisi #Kematian #kepolisian #kamar hotel