RADAR KUDUS – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Purworejo–Magelang. Sebuah truk tangki berisi solar bertabrakan dengan mobil Suzuki Carry.
Lokasinya di depan Pasar Kalijambe, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 05.15 WIB.
Satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat dalam insiden tersebut. Para korban selamat kini masih dirawat intensif di rumah sakit.
Peristiwa ini melibatkan truk tangki bernomor polisi H 9862 OF serta Carry AA 1726 BA.
Benturan hebat membuat bagian depan truk remuk dan sejumlah korban terjepit di dalam kendaraan, sehingga proses evakuasi berlangsung lama.
Seorang penumpang truk dilaporkan meninggal di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Purworejo AKP Arta Dwi Kusuma menyampaikan bahwa total ada empat korban dalam kecelakaan tersebut, terdiri dari sopir dan penumpang truk, serta pengemudi Carry.
Ketiganya mengalami cedera serius seperti patah tulang dan luka robek, dan telah dibawa ke RSUD dr. Tjitrowardojo serta RSI Loano.
Kepala Dinas Perhubungan Purworejo, Agus Widi, mengingatkan bahwa jalur Kalijambe sejak lama dinyatakan tidak ideal untuk kendaraan besar karena kondisi jalan yang rawan.
Meski begitu, masih banyak sopir yang memilih melintas. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan Kabupaten Magelang untuk mencari solusi agar truk besar tidak lagi memasuki kawasan tersebut.
Kecelakaan ini terjadi tidak lama setelah insiden lain di titik yang sama, yang melibatkan tiga kendaraan dan menimbulkan kemacetan panjang.
Warga sekitar mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat kondisi kendaraan yang sudah ringsek dengan korban masih berada di dalamnya.
Dampak kecelakaan juga merembet ke empat kios yang berada di tepi jalan, dengan dinding dan atap yang ikut roboh akibat tersambar truk. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Aktivitas pasar terhenti total, sementara jalur Purworejo–Magelang lumpuh selama hampir lima jam sebelum akhirnya kembali dibuka pukul 09.40 WIB dengan arus kendaraan masih tersendat.
Kawasan Kalijambe memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan. Pada Mei 2025, sebuah kecelakaan berat di lokasi yang sama menewaskan 12 orang.
Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Magelang bahkan telah mengusulkan pembangunan jalur penyelamat serta perbaikan konstruksi jalan dengan anggaran sekitar Rp20 miliar.
Dalam insiden terakhir ini, truk tangki yang melaju dari arah Magelang tiba-tiba oleng dan kehilangan kendali ketika memasuki area pasar.
Kendaraan tersebut sempat bersenggolan dengan sebuah Avanza sebelum menghantam mobil Carry yang sedang parkir dan menimpa deretan ruko.
Mobil Carry ringsek hingga tertimbun bodi truk, sementara Avanza rusak parah di bagian depan.
Sopir truk tewas seketika akibat terjepit kabin. Tiga korban lain berhasil dievakuasi dalam kondisi luka berat setelah upaya penyelamatan panjang oleh gabungan petugas Polres Purworejo, TNI, Basarnas, PMI, damkar, dan relawan.
Dishub Purworejo melaporkan truk mengalami kebocoran solar setelah terguling, menyebabkan jalan menjadi licin dan berisiko memicu kebakaran.
Petugas langsung melakukan penyemprotan air bercampur deterjen untuk mengatasi tumpahan tersebut.
Baca Juga: Truk Tangki dan Carry Terlibat Kecelakaan di Kalijambe, Jalan Purworejo–Magelang Ditutup Total
Agus Widi menambahkan, kecelakaan dapat memakan korban lebih banyak jika terjadi pada jam yang lebih ramai.
Hari itu bertepatan dengan pasaran Pahing, ketika biasanya pasar dipadati warga.
Kepala Desa Kalijambe, Yanto Singgih Prasetyo, menyebut sekitar 10 ruko terdampak dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Pendataan sedang dilakukan dan pemerintah desa berharap ada bantuan perbaikan dari pemerintah kabupaten.
Penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki, termasuk pemeriksaan kondisi teknis truk serta kemungkinan sopir mengantuk.
Identitas korban:
Korban Meninggal
Sutrisno (45), warga Bangetayu Kulon, Genuk, Semarang – penumpang truk tangki; mengalami cedera kepala berat dan patah tulang.
Korban Luka
1. Lokasi Feriyanto – sopir truk tangki; luka robek di pinggang dan indikasi patah kaki kiri.
2. Muhammad Zainuddin (34), warga Sayung, Demak – penumpang truk; indikasi patah kaki kiri.
3. Ari Agus Susanto – sopir Carry; patah kaki kanan, dislokasi kaki kiri, dan cedera pinggul.
Editor : Ali Mustofa