Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Arif N, menyampaikan, cuaca pagi hari umumnya berawan, sementara wilayah pantura berpotensi hujan ringan.
Baca Juga: Berbicara Sebagai Merek Diri: Tentukan Warisan Kalian dalam Ingatan Orang
Pada siang hingga malam, hujan diprakirakan turun dengan intensitas ringan hingga lebat, disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah pegunungan dan dataran tinggi.
“Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, sambaran petir, pohon tumbang, dan genangan air,” ujarnya.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Tengah berkisar antara 18–32 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara 60–95 persen.
Sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat, di antaranya:
Cilacap (26–32°C), Purwokerto (22–31°C), Purbalingga (20–28°C), Banjarnegara (18–26°C), Kebumen (26–32°C), Purworejo (26–32°C).
Wonosobo (18–26°C), Mungkid/Magelang (22–31°C), Boyolali (23–31°C), Temanggung (20–28°C), Kajen/Pekalongan (25–32°C), Slawi/Tegal (25–32°C), Kudus (23–31°C), Majenang (22–31°C), serta Ambarawa (23–31°C).
Adapun wilayah dengan potensi hujan ringan hingga sedang meliputi:
Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen.
Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Ungaran, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Bumiayu.
BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir serta nelayan untuk tetap mewaspadai perubahan arah angin dan potensi gelombang tinggi di perairan utara Jawa.