SEMARANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di Kota Semarang pada Minggu pagi (14/9/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Korbannya adalah seorang pemuda bernama Batos, warga Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Pria berusia 23 tahun itu meninggal dunia usai menabrak truk trailer yang parkir di badan jalan.
Peristiwa nahas itu berlangsung di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Banyumanik, tepat di depan Warung Makan Mbak Lenny, kawasan Pudakpayung.
Lokasi tersebut sebenarnya sudah dipasangi rambu larangan parkir, namun masih ada pengemudi truk yang nekat berhenti di badan jalan.
Berdasarkan keterangan polisi, korban yang masih berstatus mahasiswa itu mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam seorang diri, melaju dari arah selatan (Ungaran) menuju utara (Pudakpayung).
Saat sampai di lokasi, motor korban langsung menghantam bagian belakang truk Trailer Tractor Head warna putih yang diparkir oleh sopir bernama Alex W, warga Argomulyo, Kota Salatiga.
Benturan keras tersebut membuat korban mengalami cedera parah di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, kepada Radar Semarang.
Novita menuturkan, truk trailer yang parkir di badan jalan dalam kondisi menghadap ke arah utara jelas melanggar aturan lalu lintas.
Pelanggaran itu memicu terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara motor. Saat ini, sopir truk tengah diperiksa polisi.
“Pengemudi truk sudah kami amankan untuk dimintai keterangan. Proses hukum akan terus berlanjut sesuai aturan yang berlaku,” tegas Novita.
Selain melakukan penyelidikan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk menertibkan kawasan tersebut.
Langkah preventif berupa sosialisasi dan penindakan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan juga dilakukan.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi truk agar mematuhi peraturan lalu lintas. Polrestabes Semarang bersama Dishub kini rutin melaksanakan giat penegakan hukum di wilayah itu,” pungkas Novita.