Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Trans Jateng Siapkan Jalur Baru ke Jepara, Kudus, dan Pati: Target Operasional Mulai 2027!

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 2 Juli 2025 | 01:41 WIB

 

SEPI: Kondisi halte bus Trans Jateng di Terminal Gubug, Grobogan.
SEPI: Kondisi halte bus Trans Jateng di Terminal Gubug, Grobogan.

RADAR KUDUS - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperluas layanan transportasi publik melalui program Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng.

Rencananya, jalur baru akan dibuka menuju wilayah Pantura bagian timur, mencakup Jepara, Kudus, dan Pati.

Namun, rencana tersebut belum bisa segera direalisasikan lantaran masih berada dalam tahap kajian mendalam.

Baca Juga: Rute AKDP Pati–Jepara Sepi Penumpang, Dishub Pati Usulkan Bus Trans Jateng

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jateng, Arief Djatmiko, mengungkapkan bahwa pengembangan rute menuju Jepara, Kudus, dan Pati sudah masuk dalam peta prioritas pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2025 hingga 2029.

Ia menyebut kawasan ini sebagai jalur potensial yang perlu segera diintegrasikan dalam jaringan transportasi umum berbasis BRT.

“Ada potensi besar untuk membuka koridor baru di kawasan Jepara-Kudus-Pati. Ketiga wilayah ini memang menjadi fokus utama kami untuk perluasan layanan BRT,” ujarnya, Selasa (1/7).

Menurut Arief, langkah tersebut tidak bisa dilakukan sepihak oleh Pemerintah Provinsi.

Meski BRT Trans Jateng berada di bawah kewenangan Pemprov Jateng, sinergi dengan pemerintah kabupaten sangat diperlukan agar integrasi sistem transportasi dapat berjalan optimal.

Baca Juga: Pemprov Jateng dan Singapura Jajaki Peluang Investasi untuk Kembangkan Ekonomi Hijau

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak untuk mewujudkan transportasi publik yang efektif dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar proyek provinsi, tapi proyek lintas wilayah. Harus ada kontribusi dan dukungan nyata dari pemerintah kabupaten.

Apakah itu dalam bentuk feeder, infrastruktur penunjang, atau hal teknis lainnya, semua sedang kami kaji bersama,” jelasnya.

Arief juga memaparkan bahwa rencana rute baru ini selaras dengan visi pengembangan kawasan industri di koridor Pantura timur.

Dengan demikian, transportasi publik tidak hanya melayani mobilitas warga, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi regional.

“Rencana ini sudah kami masukkan ke dalam prioritas pembangunan. Sebab, wilayah Jepara-Kudus-Pati sedang diarahkan menjadi zona industri strategis.

Kalau semuanya lancar, implementasi paling lambat akan dimulai pada tahun 2027,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, Dishub Jateng akan menyiapkan sebanyak 14 unit bus untuk fase uji coba.

Apabila respons masyarakat menunjukkan angka keterisian yang tinggi, maka jumlah armada akan ditambah sesuai kebutuhan lapangan.

Tak hanya fokus pada Jepara-Kudus-Pati, Dishub Jateng juga merancang pengembangan rute lain seperti jalur Magelang-Temanggung yang diharapkan dapat menunjang sektor pariwisata lokal.

Selain itu, wilayah Batang juga akan dijangkau dalam perluasan layanan, khususnya untuk mengimbangi pertumbuhan kawasan industri di Pantura bagian barat.

“Semua ini akan dilakukan secara bertahap. Kita tidak bisa langsung menggelontorkan semua program sekaligus.

Kita juga harus melihat kondisi keuangan daerah nanti, termasuk bagaimana alokasi anggaran untuk proyek-proyek yang masuk RPJMD tersebut,” tegas Arief.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi, efisien, dan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Harapannya, mobilitas masyarakat akan semakin mudah dan sektor ekonomi pun ikut terdongkrak.

Jika rencana ini terealisasi tepat waktu, masyarakat di wilayah Jepara, Kudus, dan Pati akan menikmati layanan BRT Trans Jateng paling lambat pada 2027.

Dengan demikian, akses antarwilayah di kawasan Pantura timur akan semakin lancar, cepat, dan terjangkau. KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG

Editor : Mahendra Aditya
#rute trans jateng #rute Trans Jateng jepara #jateng #jepara #pati #rute Trans Jateng pati #jalur Trans Jateng #trans jateng #rute Trans Jateng kudus #Kudus