SOLO – Satu orang meninggal dan enam pekerja mengalami luka-luka akibat robohnya bangunan kios besi bekas yang masih dalam tahap Pembangunan.
Lokasi kejadian berada di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Senin (30/12).
Siswoko Santoso, selaku Lurah Mojo mengatakan korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Menurutnya, pekerja bangunan yang meninggal dunia tercatat sebagai warga Tawangsari, Sukoharjo.
“Korban meninggal dunia di RSUD Moewardi pukul 14.00. Alami luka parah tertimpa reruntuhan beton di bagian punggung dan dada,” ujarnya.
Siswoko mengatakan, saat kejadian ada delapan orang di dalam bangunan. Sedangkan satu orang berhasil menyelamatkan diri.
Sementara tujuh pekerja lainnya mengalami luka ringan hingga berat.
"Dua orang dirawat intensif di RS Kustati dan RSUD Moewardi. Yang di RSUD Moewardi tidak tertolong,” imbuhnya.
Sedangkan untuk lima pekerja dengan luka ringan hingga sedang dirawat di RSUD Bung Karno.
Kelimanya mengalami patah tulang dan luka lainnya. Sementara itu, satu pekerja yang dirawat di RS Kustati mengalami cedera serius di bagian kepala.
“Luka para korban yang di RSUD Bung Karno juga cukup parah, tetapi tidak separah dua korban lainnya. Korban yang meninggal memang mengalami luka terberat,” tambah Siswoko.
Diketahui, robohnya bangunan kios besi bekas dalam tahap pembangunan 2 lantai sekitar pukul 11.30.
Saat kejadian berlangsung, para korban sedang melakukan pekerjaan konstruksi.
Siswoko menduga, struktur bangunan yang tidak ideal menjadi penyebab robohnya bangunan.
Untuk penanganan, lebih lanjut Siswoko, pihak kelurahan berkoordinasi dengan DPUPR Solo untuk bersihkan puing-puing bangunan.
Di samping itu pemerintah juga akan mengevaluasi standar konstruksi bangunan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (ves/wa)
Editor : Ali Mustofa