Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Soroti Jembatan Penghubung Jepara-Demak Rusak, Ini Harapan DPRD Jateng ke BBWS

Ali Mustofa • Senin, 9 Desember 2024 | 22:04 WIB
PANTAU PROYEK: DPRD Jateng memantau progres normalisasi alur sungai dan peninggian tanggul Sungai Wulan, belum lama ini.
PANTAU PROYEK: DPRD Jateng memantau progres normalisasi alur sungai dan peninggian tanggul Sungai Wulan, belum lama ini.

SEMARANG - DPRD Jawa Tengah memantau progres normalisasi alur sungai dan peninggian tanggul Sungai Wulan.

Kunjungan untuk memastikan program pengendalian banjir berjalan efektif sekaligus mengatasi dampak pembangunan bagi masyarakat sekitar.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, H Nurul Furqon menyoroti sejumlah persoalan usai melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kudus Selasa (3/12).

Baca Juga: Dicopot dari Jabatannya, Oknum Jaksa yang Positif Nyabu di Blora Kini Dimutasi ke NTT

Salah satunya kerusakan pada jembatan di jalur utama ekonomi antara Kabupaten Jepara dan Demak akibat hauling tanah proyek.

"Jembatan ini adalah jalur ekonomi utama masyarakat. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakannya bisa semakin parah dan mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.

Kader Fraksi PPP ini juga menyoroti pentingnya sosialisasi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) kepada masyarakat setelah proyek selesai.

Ia berharap BBWS memasang papan pengumuman dan memberikan edukasi agar masyarakat tidak lagi mendirikan bangunan di area tanggul yang sudah diperbaiki.

"Selain itu, kolam retensi di aliran Sungai Kaliurang perlu dioptimalkan untuk menampung limpahan air hujan secara maksimal," katanya.

Baca Juga: Kurang Sepekan, Proges Revitalisasi Alun-Alun Jepara 1 capai 85 Persen, Begini Penampakannya

Ia juga merekomendasikan pembagian limpahan air dari Waduk Kedung Ombo ke sungai lain seperti Sungai Lusi untuk mengurangi potensi banjir.

Limpahan air dari Waduk Kedung Ombo sebaiknya tidak hanya diarahkan ke Sungai Wulan, tapi juga ke Sungai Lusi, agar banjir seperti Februari-Maret lalu bisa diantisipasi lebih baik.

 "Yang terpenting kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta untuk memastikan manfaat nyata dari mega proyek pengendalian banjir Sungai Wulan bagi masyarakat sekitar," tambahnya. (fth)

Editor : Ali Mustofa
#kunjungan kerja #banjir #dprd jateng #Normalisasi #bbws #Sungai Wulan #kolam retensi