RADAR KUDUS – Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024 total populasi Jawa tengah mencapai 38,280,887 jiwa.
Banyaknya penduduk membuat Jawa Tengah menjadi salah stau provinsi yang padat.
Jawa Tengah memiliki 29 kabupaten dan 6 kota.
Dari 29 kabupaten, tercatat ada 7 kabupaten termiskin di Jawa Tengah pada 2024.
Berikut 7 Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah 2024
- Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kebumen memiliki tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah dengan angka 15,71 persen.
Alasan utama kemiskinan di Kebumen adalah karena sebagian besar penduduknya terlibat dalam sektor pertanian yang bergantung pada cuaca dan musim.
Kurangnya akses terhadap teknologi pertanian modern dan infrastruktur yang buruk juga menjadi faktor yang memperburuk situasi ekonomi penduduknya.
UMR Kabupaten Kebumen 2024: 2.121.947
- Kabupaten Brebes
Brebes berada di urutan kedua dengan angka kemiskinan sebesar 15,6 persen.
Kabupaten ini juga memiliki sektor pertanian yang dominan, namun kurangnya diversifikasi ekonomi dan keterbatasan akses terhadap pasar yang lebih luas membuat penduduk Brebes rentan terhadap fluktuasi harga dan hasil panen yang tidak stabil.
UMR Kabupaten Brebes 2024: 2.103.100
- Kabupaten Wonosobo
Wonosobo memiliki tingkat kemiskinan sebesar 15, 28 persen.
Faktor utama kemiskinan di Wonosobo adalah keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai.
Selain itu, sektor pertanian yang kurang produktif dan kurangnya peluang kerja non-pertanian juga berkontribusi pada tingginya angka kemiskinan.
UMR Kabupaten Wonosobo 2024: 2.159.175
- Kabupaten Pemalang
Pemalang memiliki angka kemiskinan sebesar 14,9 persen.
Alasan utama kemiskinan di Pemalang adalah karena sebagian besar penduduknya terlibat dalam sektor pertanian yang bergantung pada faktor-faktor alam seperti curah hujan dan suhu.
Kurangnya diversifikasi ekonomi dan keterbatasan akses terhadap pasar yang lebih luas juga menjadi faktor yang memperburuk situasi ekonomi penduduknya.
UMR Kabupaten Pemalang: Rp 2.156.000
- Kabupaten Banjarnegara
Banjarnegara memiliki tingkat kemiskinan sebesar 14,71 persen.
Faktor utama kemiskinan di Banjarnegara adalah keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai.
Selain itu, sektor pertanian yang kurang produktif dan kurangnya peluang kerja non-pertanian juga berkontribusi pada tingginya angka kemiskinan.
UMR Kabupaten Banjarnegara: Rp 2.038.005
- Kabupaten Purbalingga
Purbalingga memiliki angka kemiskinan sebesar 14.18 persen.
Alasan utama kemiskinan di Purbalingga adalah karena sebagian besar penduduknya terlibat dalam sektor pertanian yang bergantung pada faktor-faktor alam seperti curah hujan dan suhu.
Kurangnya diversifikasi ekonomi dan keterbatasan akses terhadap pasar yang lebih luas juga menjadi faktor yang memperburuk situasi ekonomi penduduknya.
UMR Kabupaten Purbalingga: Rp 2.195.571
- Kabupaten Rembang
Rembang memiliki tingkat kemiskinan sebesar 14.2 persen. Faktor utama kemiskinan di Rembang adalah keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai.
Selain itu, sektor pertanian yang kurang produktif dan kurangnya peluang kerja non-pertanian juga berkontribusi pada tingginya angka kemiskinan.
UMR Kabupaten Rembang: Rp 2.099.689
Kemiskinan di Jawa Tengah menjadi masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sektor ekonomi yang kurang beragam, keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta infrastruktur yang kurang memadai.
Upaya untuk mengurangi kemiskinan di Jawa Tengah harus mencakup diversifikasi ekonomi, peningkatan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta pengembangan infrastruktur yang lebih baik.
Itulah 7 kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Semoga informasinya bermanfaat.
Editor : Noor Syafaatul Udhma