Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ini Identitas Santri Ponpes Islamic Center Bin Baz Bantul Asal Grobogan yang Meninggal dalam Laka Maut di Tol Ungaran

Ali Mustofa • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 19:39 WIB

 

Kondisi elf usai alami kecelakaan di tol Bawen-Ungaran.
Kondisi elf usai alami kecelakaan di tol Bawen-Ungaran.

SEMARANG – Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Islamic Center Bin Baz Bantul asal Grobogan meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Tol Ungaran, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/10).

Tepatnya di ruas tol KM 432.600 jalur B Bawen-Ungaran.

Korban meninggal bernama Faiz Iftikar Azzuhdi, 16. Juga tiga santri lain dan satu pendamping.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu melibatkan kendaraan Elf bernomor polisi (nopol) DK 7834 AI milik warga Jogja, Muhammad Naufal Afsa, 19.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani mengatakan, Minibus Elf total berpenumpang ada 25 orang satu supir dan satu pendamping dengan 23 santri atau siswa ponpes.

Insiden terjadi saat minibus Elf dari Bantul tujuan Universitas Islam Sultan Agung di Terboyo Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang melintas di Tol Ungaran.

Rencananya rombongan hendak mengikuti lomba MTQ di Kota Semarang.

Berdasar penyelidikan sementara, sopir mengalami kurang konsentrasi saat berusaha menghindari mobil yang ada di depannya.

Nahas, sang sopir banting stir ke kiri sehingga menabrak pembatas sisi jalan dan mengakibatkan empat orang meninggal.

Ditanya apakah ada kelalaian yang dilakukan sopir, AKP Lingga masih belum bisa berspekulasi. Pihaknya terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kecelakaan.

"Masih kita selidiki. Berkaitan dengan kecepatan kendaraan diatas batas ketentuan pun masih terus kita lakukan penyelidikan,"ungkapnya.

Dari kejadian tersebut ada 11 luka-luka dan empat korban meninggal yang diantaranya tiga siswa laki-laki dan satu pendamping laki-laki.

Dari siswa yang meninggal dunia, satu diantaranya berasal dari Grobogan, Jawa Tengah (Jateng)

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran, Nana Condro menambahkan menerima rujukan pasien dari kejadian kecelakaan lalu lintas ada 12 pasien yang masuk IGD.

Pasien dalam kondisi penanganan tidak berat ada enam yang juga datang. Dua orang datang sudah dalam kondisi meninggal.

"Untuk 12 masih dalam penanganan teman-teman di IGD,"pungkasnya. (ria/bas)

 

Editor : Ali Mustofa
#bantul #meninggal #kecelakaan maut #pondok pesantren #ungaran #Santri #minibus elf