Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral Kasus Bunuh Diri Mahasiswa Unnes Semarang, Teman: Pintar dan Toleran, tapi Sering Menyendiri

Nibros Hassani • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 17:32 WIB
Kartu identitas korban di kampus. Foto: Twitter/X
Kartu identitas korban di kampus. Foto: Twitter/X

RADAR KUDUS - Sosok mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya di Gang Pisang RT 02 RW 03, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang pada Kamis (3/10/2024) sekitar pukul 17.45 dikenal pintar, baik, dan dermawan. Kendati demikian, sosoknya juga sering menyenderi. 

Kasus tewasnya mahasiswa Unnes Very Ivandi Sinaga yang masih berusia 20 tahun itu membuat  kehebohan di lingkungan warga sekitar. Kasus bunuh dirinya sontak menjadi perbincangan di media sosial.

Baca Juga: Cerita Teman Mahasiswa Unnes sebelum Bunuh Diri di Kosan Gunungpati Semarang: Dari Masalah Crypto hingga Judol

Korban yang berasal dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat itu dikenal sebagai mahasiswa penyendiri.

Meski begitu, ia berbuat baik kepada temannya di kampus dan dikenal sebagai mahasiswa yang cukup pintar.

Karena baik, ia sampai rela lembur sampai pagi subuh demi membantu temannya.

Baca Juga: Isi Surat Wasiat Mahasiswa Unnes yang Tewas Gantung Diri di Kos Gunungpati Semarang

Hal ini diungkapkan oleh sebuah akun Twitter/X anonim pada Jumat (4/10/2024). Akun dengan nama Rchfx itu mengaku sebagai teman sekelas dari korban.

Ia mengakui bahwa korban adalah anak penyendiri—yang disebutnya sebagai wibu nolep. Wibu yang anti sosial (no life).

Ia sering menyendiri.

Baca Juga: Mahasiswa Unnes Bunuh Diri di Kos Gunungpati Semarang, Tinggalkan Surat: Tak Perlu Ada Tangisan karena Aku Produk Gagal yang Tidak Layak Ditangisi

Iyaa dia anak rantau, dia anak baik-baik yang wibu yang nolep,” tulis akun tersebut.

Dalam komentarnya ia meminta kepada netizen untuk tidak menghakimi bahwa almarhum meninggal karena judi online (judol) atau pinjaman online (pinjol).

Menurutnya, almarhum adalah anak pintar dan baik di kelas.

Baca Juga: PG PAUD UNNES lakukan pendampingan Literasi dan Numerasi di TK Tahfidzul Qur'an Permata Bunda Semarang

Gw temen sekelasnya dia komting gw, gw ga tau dia bener judol atau ga seenggaknya menurut gw berita kaya gini kalo belum ada info valid judol jangan dikasih kata-kata itu. Kasian almarhum. Baru kemarin gue chattingan nanyain soal stupen, almarhum itu anak pinter di kelas,”

Akun itu juga menyebut bahwa korban pernah membantunya mengerjakan tugas kuliah.

Baca Juga: Viral Mahasiswa Unnes Semarang Asal Kalimantan yang Bunuh Diri Diduga karena Judi Online Tinggalkan Wasiat untuk Orangtuanya: Aku Produk Gagal…

Bahkan kalo dia kelompokan gw yang sering jadi beban tu sering banget digendong sama dia, terakhir tugas bikin desain aplikasi di Figma dia lembur sampe subuh besoknya kelas pagi buat ngerjain itu. Bahkan dia ga ngerasa kebebanin, sebaik itu,” tulisnya.

Hingga saat ini memang belum jelas alasan kematiannya. Temannya menduga korban terhimpit tekanan dari keluarga.

Baca Juga: Ini Akun TikTok NJW, Mahasiswi UNNES yang Tewas Bunuh Diri di Mall Paragon, Banjir Komentar Duka Cita

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus bunuh diri ini langsung membuat heboh warga sekitar kos yakni Gang Pisang RT 02 RW 03, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang.

Kabar bunuh diri yang langsung ramai menjadi perbincangan di media sosial ini memicu banyak netizen berkomentar, khususnya di Instagram dan Twitter/X.

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#viral di medsos #Mahasiswa Unnes Bundir #gunungpati semarang #unnes semarang #info semarang #GANG PISANG #Sekaran #bunuh diri