Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mahasiswa Unnes yang Bunuh Diri di Kosan Gunungpati Semarang Dikenal Baik dan Pintar, Pernah Lembur demi Bantu Temannya Mengerjakan Tugas

Nibros Hassani • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 16:21 WIB
Kartu identitas korban di kampus. Foto: Twitter/X
Kartu identitas korban di kampus. Foto: Twitter/X

RADAR KUDUS - Seorang mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Semarang (Unnes) Very Ivandi Sinaga, usia 20, ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya di Gang Pisang RT 02 RW 03, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang pada Kamis (3/10/2024) sekitar pukul 17.45

Ia ditemukan dalam posisi tergantung di dekat kusen pintu kamar dengan kabel wifi yang melilit lehernya.

Baca Juga: Viral Kasus Bunuh Diri Mahasiswa di Semarang, Kenali Gejala dan Tanda Orang akan Bunuh Diri

Korban yang merupakan warga Kelurahan Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat itu dikenal sebagai mahasiswa yang baik dan pintar oleh temannya di kampus.

Bahkan sampai rela lembur sampai pagi subuh demi membantu temannya.

Hal ini diungkapkan oleh sebuah akun Twitter/X anonim pada Jumat (4/10/2024).

Baca Juga: Mahasiswa Unnes Bunuh Diri di Kos Gunungpati Semarang, Tinggalkan Surat: Tak Perlu Ada Tangisan karena Aku Produk Gagal yang Tidak Layak Ditangisi

Akun dengan nama Rchfx itu mengaku sebagai teman sekelas korban.

Dalam komentarnya ia meminta kepada netizen untuk tidak menghakimi bahwa almarhum meninggal karena judi online (judol) atau pinjaman online (pinjol).

Menurutnya, almarhum adalah anak pintar dan baik di kelas.

Baca Juga: Viral Mahasiswa Unnes yang Bunuh Diri di Kos Kena Bully Netizen: Setiap Masalah Pasti Ada Solusi, Stop Bela Kasus Bunuh Diri

Gw temen sekelasnya dia komting gw, gw ga tau dia bener judol atau ga seenggaknya menurut gw berita kaya gini kalo belum ada info valid judol jangan dikasih kata-kata itu. Kasian almarhum. Baru kemarin gue chattingan nanyain soal stupen, almarhum itu anak pinter di kelas,” tulis akun tersebut.

Akun itu juga menyebut bahwa korban pernah membantunya mengerjakan tugas kuliah.

Bahkan kalo dia kelompokan gw yang sering jadi beban tu sering banget digendong sama dia, terakhir tugas bikin desain aplikasi di Figma dia lembur sampe subuh besoknya kelas pagi buat ngerjain itu. Bahkan dia ga ngerasa kebebanin, sebaik itu,” tulisnya.

Baca Juga: Diduga Jadi Pemicu Bunuh Diri Mahasiswa di Semarang, Apa Itu Investasi Crypto? Ini Penjelasan dan Resikonya

Hingga saat ini memang belum jelas alasan kematiannya. Temannya menduga korban terhimpit tekanan dari keluarga.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus bunuh diri ini langsung membuat heboh warga sekitar kos yakni Gang Pisang RT 02 RW 03, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang.

Baca Juga: Isi Surat Wasiat Mahasiswa Unnes yang Tewas Gantung Diri di Kos Gunungpati Semarang

Kabar bunuh diri yang langsung ramai menjadi perbincangan di media sosial ini memicu banyak netizen berkomentar, khususnya di Instagram dan Twitter/X.

Banyak netizen yang menghakimi korban bunuh diri, menyebutnya dengan tidak bijak dan menyebutnya sebagai orang lemah dan berpikiran pendek.

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#viral di medsos #kampus unnes #bundir #unnes semarang #info semarang #Ngendat #Kasus bunuh diri #Very Ivandi Sinaga