RADAR KUDUS - Seorang mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Semarang (Unnes) Very Ivandi Sinaga (20) ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya, pada Kamis (3/10).
Hal itu langsung membuat geger warga sekitar kosan Gang Pisang RT 02 RW 03, Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati Semarang.
Korban ditemukan dalam posisi tergantung di dekat kusen pintu kamar dengan kabel wifi yang melilit lehernya.
Belum diketahui jelas alasan Ivandi ngendat (bunuh diri), namun sejumlah pihak menduga dirinya bunuh diri karena terlilit hutang judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).
Namun, sempat mencuat keterangan teman mahasiswanya korban sempat berinvestasi crypto sebelum meninggal dunia.
Kini kondisi pasar investasi Crypto sedang tidak baik, sehingga diduga korban frustasi dengan hal tersebut.
“Isu awal karena judol, terus isu kedua dari temannya karena invest di crypto. Turut berduka untuk keluarga almarhum,” tulis akun @udah_***** di Twitter.
“Info dari kawan serombelnya, ini almarhum invest di Crypto. Dan kondisi market lagi ancur-ancuran. Kalaupun benar penyebabnya judol, tetep para bandar dan influencer yang mempromosikannya adalah pelaku sesungguhnya dari korban,” tulis akun fess UNNES di Facebook.
Tak hanya sempat menimbulkan kehebohan di lingkungan sekitar kosan, kasus bunuh diri ini juga secara otomatis menambah catatan kelam kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa.
Selain itu, kabar bunuh diri yang langsung beredar di media sosial ini memicu banyak netizen berkomentar, khususnya di Instagram dan Twitter/X.
Banyak netizen yang menghakimi korban bunuh diri, menyebutnya dengan tidak bijak dan menyebutnya sebagai orang lemah dan berpikiran pendek.
Baca Juga: Rektor Unnes Setuju Mahasiswa Tidak Wajib Buat Skripsi: Itu Hal yang Positif dan Lebih Efisien
“Pemikiran yang sangat pendek, lihatlah Deni Caknan terlilit hutang gara-gara judol tapi masih berjuang,” tulis akun @***nii***.
“Stop membela kasus bunuh diri dengan dalih mental health, sebanyak-banyaknya masalah pasti ada solusinya. Kalau benar-benar mentok gak ada solusi berarti kamu gak dekat dengan Tuhan yang membuat kehidupan,” tulis akun @***eneou***.
Editor : Abdul Rokhim