Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Anggota Gangster Kreak Berulah, Mahasiswa Udinus Asal Jepara Tewas Dibacok: Begini Kronologi dan Identitas Korban

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 18 September 2024 | 01:55 WIB

Korban tewas yang merupakan mahasiswa Udinus. Foto: Instastory Udinus Semarang
Korban tewas yang merupakan mahasiswa Udinus. Foto: Instastory Udinus Semarang

RADAR KUDUS - Kejadian tragis menimpa Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, seorang mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) asal Jepara.

Ia tewas dibacok di depan SPBU 44.501.22, Bendan Ngisor, Semarang, pada Selasa (17/9/2024) dini hari.

Tirza, mahasiswa S1 Jurusan Sistem Informasi, berusia 21 tahun, berasal dari Bandungharjo, Donoharjo, Jepara.

Baca Juga: Semarang Darurat Gangster! Terbaru Korban Mahasiswa Udinus Asal Jepara Tewas Dibacok, Salah Sasaran Tawuran di Semarang

Kronologi Kejadian:

Sekitar pukul 03.00 WIB, Tirza dan rekannya, Anugrah Maulana, tengah melintas menggunakan sepeda motor di sekitar SPBU Kelud Raya.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Agus Hartono, menyebutkan bahwa keduanya menjadi korban salah sasaran dari gerombolan gangster yang membawa senjata tajam seperti celurit panjang.

Penyelidikan Polisi:

Saat kejadian, gerombolan pelaku diduga tengah bersiap melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain.

Menurut saksi mata, mereka melihat sekitar 10 orang berkumpul di sekitar lokasi dekat toko elektronik dan Taman Sampangan, beberapa di antaranya membawa senjata tajam.

Baca Juga: RESMI! Link Pengumuman dan Jadwal Piloting PPG Tahap 3, Cek Sekarang!

Lokasi tersebut memang sering menjadi tempat berkumpul kelompok luar yang merencanakan aksi tawuran.

Namun, kali ini, nasib naas menimpa Tirza, yang hanya kebetulan melintas di tempat yang salah.

Upaya Penyelamatan yang Gagal:

Tirza dan Anugrah awalnya dibuntuti oleh gerombolan tersebut sejak perjalanan dari Gunungpati.

Anugrah, yang berhasil kabur, sempat melarikan diri ke area SPBU untuk meminta pertolongan, sementara Tirza terjatuh dari motor setelah ditarik oleh empat orang dari kelompok tersebut.

Akibatnya, Tirza menerima serangan brutal di bagian paha dengan senjata tajam.

Kematian Tragis: Meskipun ambulans sempat tiba di tempat kejadian, Tirza sudah kehilangan banyak darah akibat luka yang dideritanya.

Pihak medis tidak dapat menyelamatkannya, dan Tirza dinyatakan meninggal di lokasi kejadian karena kehabisan darah.

Tindakan Polisi:

Saat ini, penyelidikan kasus masih berlangsung oleh tim Reskrim Gajahmungkur dan Satreskrim Polrestabes Semarang.

Pihak kepolisian tengah mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi SPBU untuk mengidentifikasi pelaku.

Kompol Agus Hartono menyebutkan bahwa kejadian ini disebabkan oleh aktivitas gang yang kerap kali berkumpul di daerah Gajahmungkur, meskipun kondisi wilayah tersebut sebenarnya relatif kondusif.

Polisi berharap segera menemukan pelaku dan mengungkap dalang di balik aksi pembacokan tersebut.

Kejadian tragis ini menambah daftar kekerasan jalanan di Semarang, khususnya yang melibatkan gangster lokal, dan menjadi perhatian penting bagi pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan di kawasan-kawasan rawan tawuran.

Editor : Ali Mustofa
#aksi kreak semarang #Gangster Semarang #viral semarang #korban gangster semarang #tawuran Gangster semarang #kreak semarang #Mahasiswa Udinus Asal Jepara #Semarang Darurat Gangster