RADAR KUDUS - Karir politik Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, yang semula terlihat menjanjikan, kini tampaknya harus berakhir di Jawa Tengah.
Dengan berbagai isu dan keputusan yang mengejutkan, Dico akhirnya mundur dari beberapa kontestasi politik penting di wilayah ini.
Mari kita lihat bagaimana perjalanan karir politiknya yang penuh liku ini.
Gagal Maju Sebagai Calon Gubernur Jawa Tengah
Awalnya, Dico Ganinduto memiliki ambisi besar untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Tengah.
Namun, langkah ini terhenti ketika ia gagal mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar, partai tempatnya bernaung.
Kegagalan ini menjadi pukulan awal yang cukup keras bagi karir politiknya di Jawa Tengah.
Ditugaskan untuk Pilwakot Semarang
Setelah gagal di Pilgub Jateng, Dico kemudian ditugaskan oleh partainya untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang.
Ia mendapatkan dukungan dari Partai Golkar dan PSI, yang siap mengusungnya dalam kontestasi tersebut.
Namun, dukungan ini tidak bertahan lama karena Dico secara tiba-tiba memutuskan untuk mundur dari Pilwakot Semarang tanpa alasan yang jelas.
Mundur dari Pilwakot Semarang dan Kembali ke Jakarta
Keputusan Dico untuk mundur dari Pilwakot Semarang cukup mengejutkan banyak pihak, terutama karena ia telah mendapatkan dukungan politik yang kuat.
Dico mengaku bahwa ia berada dalam situasi yang terjepit, dan lebih memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Jakarta.
Langkah ini semakin memperjelas bahwa Dico telah melepaskan ambisinya untuk berkarir lebih jauh di Jawa Tengah.
Isu Permintaan dari Gibran Rakabuming Raka
Mundurnya Dico dari Pilwakot Semarang memicu berbagai spekulasi.
Salah satu isu yang beredar adalah bahwa keputusan ini diambil atas permintaan dari Wakil Presiden Terpilih, Gibran Rakabuming Raka.
Meskipun belum ada pernyataan resmi, isu ini cukup ramai dibicarakan di kalangan internal partai dan publik.
Tidak Lagi Berpartisipasi di Pilkada Kendal
Selain mundur dari Pilwakot Semarang, Dico juga dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam Pilkada Kendal.
Partai Golkar telah memberikan rekomendasinya kepada pasangan Mirna Annisa-Urike Hidayat untuk maju dalam Pilkada tersebut.
Dengan demikian, Dico benar-benar kehilangan semua kesempatan untuk berkarir di politik lokal Jawa Tengah.
Dukungan dan Reaksi dari Rekan Partai
Meskipun banyak yang menyayangkan mundurnya Dico dari Pilwakot Semarang, rekan-rekannya di Partai Golkar tetap memberikan dukungan atas keputusan yang diambilnya.
Ketua DPD Partai Golkar Kendal, Bagus Bimo Alit, menyatakan bahwa keputusan Dico sudah melalui pertimbangan matang, meski ia sendiri merasa kecewa.
Ketua DPD Golkar Kota Semarang, Erry Sadewo, juga mengonfirmasi mundurnya Dico, meskipun alasan pastinya belum diketahui.
Kesimpulan: Apa Selanjutnya untuk Dico?
Dengan semua langkah mundur yang diambil, karir politik Dico Ganinduto di Jawa Tengah bisa dikatakan "game over."
Namun, isu bahwa Dico akan ditugaskan di Jakarta membuka kemungkinan baru untuk masa depan politiknya.
Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar dan bagaimana nasib Dico selanjutnya, masih menjadi pertanyaan besar yang menunggu jawabannya.
Satu hal yang pasti, perjalanan politik Dico di Jawa Tengah telah berakhir dengan catatan yang cukup dramatis.
Editor : Abdul Rokhim