SEMARANG – Nekat bobol kotak amal masjid, sepasang kekasih diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Gunungpati, Semarang.
Dua orang tersebut adalah Dimas Jaelani, 22, dan warga Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati, dan Pratika Adi Setyaningrum, warga Muktiharjo kidul Kecamatan Pedurungan.
Keduanya diamankan warga pada Jum’at (7/6) sekitar pukul 00.30 di Masjid Roudhotul Mukminin, kampung Sriging, Patemon Kecamatan Gunungpati, Semarang.
“Mereka kepergok warga saat mencongkel kotak amal,” ujar Kapolsek Gunungpati, Kompol Agung Raharjo, Jumat (7/6).
Menurut Kompol Agung, kali pertama yang memergoki aksi ini adalah Munir, pengurus masjid warga asal Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Lanjut Kaposek, awalnya saksi melihat gerak-gerik mencurigakan terhadap dua orang tak dikenal saat berada di dalam lingkungan masjid.
Kemudian, saksi memantau rekaman dari CCTV melalui handphone.
Lalu saksi memberitahu kepada rekan-rekannya untuk mengecek dua orang yang dicurigai tersebut didalam masjid.
Ternyata benar, dipergoki satu orang laki-laki tak dikenal yang telah mencongkel kotak amal dengan menggunakan obeng.
Sedangkan perempuan berperan mengawasi lingkungan sekitar.
"Modusnya menggunakan alat obeng. Kemudian menggunakan kawat yang sudah dimodifikasi ujungnya dikasih perekat," katanya.
Kemudian laki-laki tersebut diamankan.
Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gunungpati, dan pasangan tersebut diamankan dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan.
Kapolsek menyebut, keduanya juga telah ditahan untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.
"Sekarang sudah ditahan. Yang perempuan kita titipkan di tahanan Gajahmungkur dan yang laki-laki di Polsek kita (Gunungpati)," pungkasnya.
Barang bukti yang diurut diamankan satu unit sepeda motor yang diduga sebagai sarana. Kemudian, obeng dan kawat yang dimodifikasi perekat.
Atas perbuatannya, keduanya dijerat perkara Percobaan Pencurian dengan pemberatan terkait Pasal 53 Jo 363 KUH Pidana. (mha/bas)
Editor : Ali Mustofa