PEMALANG - Misi mengamankan satu poin Persiku Kudus di Stadion Mochtar Pemalang pupus pada Minggu (10/12).
Persiku harus takluk dari PSIP dengan skor akhir 4-0.
Dengan hasil ini, peluang Persiku lolos ke babak delapan besar kian berat dan suram.
Baca Juga: Terkena Akumulasi Kartu Kuning, Persiku Kudus Dipastikan Tanpa Heri Ivan saat Hadapi PSIP Pemalang Besok
Di awal babak pertama Denny Rumba pelatih Persiku menginstruksikan bermain lebih hati-hati dan ke dalam.
Skema permainan counter attack tersebut justru berbuah buruk bagi Macan Muria-julukan Persiku Kudus.
PSIP Pemalang yang bermain di hadapan pendukungnya bermain ngotot dan menyerang.
Penguasaan bola sepenuhnya dikuasai oleh tuan rumah.
Petaka itu pun dialami oleh Persiku di menit 16.
Memanfaatkan tendangan sudut,Irvan berhasil menuntaskan bola masuk ke gawang lewat sundulan kepala.
Tiga menit berselang, striker tuan rumah sontekan kaki Gatot berhasil menambahkan keunggulan Pemalang.
Skor berubah 2-0 untuk PSIP.
Baca Juga: Menang Tipis 2-1 Lawan PSIP Pemalang di Laga Lanjutan Babak 12 Grup H, Persiku Kudus Buka Peluang Lolos ke Babak Selanjutnya
Unggul dua nol, asa menambah gol kembali diwujudkan oleh PSIP di menit 25.
Kembali lewat skema tendangan bebas sundulan liar bisa dituntaskan dengan sentuhan kaki kiri Gatot Wahyudi. 3-0 untuk PSIP.
Mengakhiri babak pertama, umpan lambung ke jantung pertahanan Persiku dari tengah lapangan berhasil ditanduk oleh Gatot Wahyudi.
Pemain nomor punggung sembilan itu berhasil mencetak hattrick di menit 37. Skor 4-0 ini bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua Persiku mencoba meninggal ketertinggalan gol. Namun anak asuh Denny Rumba masih belum bisa menembus pertahanan PSIP Pemalang.
Atas hasil ini, Persiku berada di dasar kelasmen grup H dengan mengoleksi tiga poin.
Sementara PSIP berada di peringkat kedua dengan mengoleksi empat poin.
Baca Juga: Main di Kandang, Persiku Kudus Dibikin Malu Usai Kalah Telak dari Persip Pekalongan dengan Skor 3-0
Sementara, Persip Pekalongan bertengger di puncak kelasmen dengan poin empat.
Pelatih Persiku Kudus, Denny Rumba mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya.
Para pemain tidak bisa menerapkan strategi yang ia inginkan.
"Yang jelas kualitas pemain sore ini jauh dari harapan dan agak sedikit down ketika kemasukan satu," katanya.
Faktor kekalahan lainnya, berupa tidak turunnya pemain inti.
Terlebih lagi sang kapten Heri Ivan yang terkena akumulasi kartu kuning membuat jantung pertahanan Persiku kedodoran.
Dia memastikan pemain Persiku akan berjuang mati-matian menghadapi Persip Pekalongan di kandang.
Ia akan mencoba mengamankan tiga poin. Target ini didukung dengan turunnya pemain inti Persiku. (gal/khim)
Editor : Abdul Rokhim