SRAGEN – Pasangan suami istri (pasutri) asal Ngawi tewas usai diseruduk truk di Jalan Sragen-Ngawi, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Selasa (22/8) pagi.
Diketahui pasutri tersebut bernama Pariyo, 67, dan Sadikem, 59, warga Dusun Jenak, Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim).
Kapoles Sragen AKBP Jamal Alam, diwakili Kanit Gakkum Ipda Irwan Marvianto mengatakan, kecelakaan tragis tersebut terjadi di simpang tiga Pondok, Sambungmacan.
Menurut Ipda Irwan, sekitar pukul 08.40 WIB, motor Honda Blade nopol AE 4640 AE milik korban yang berjalan dari arah Ngawi hendak belok ke kanan.
Tiba-tiba dari arah depan muncul truk Mitsubisi nopol AG 8972 UL yang dikemudikan Winarto, 55, warga Kediri, Jawa Timur. Kecelakaan tak terhindarkan.
“Pariyo dan Sadikem tewas di lokasi kejadian dengan luka berat di sekujur tubuhnya. Jasad keduanya dievakuasi menuju RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen,” ujarnya kepada radarsolo digital.
Lanjut Irwan, hingga kini sopir truk masih didalami.
Irwan mengakui, kawasan tersebut rawan laka lantas. Selain itu, tidak ada lampu alat penanda isyarat lalu lintas (APILL).
“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait, apakah memerlukan lampu APILL atau tidak,” imbuhnya. (din/fer)
Editor : Ali Mustofa